Lebih dari 10.000 Jiwa Warga Pekanbaru Terserang Penyakit Akibat Kabut Asap

Image
Tuesday, 06 October 2015 | 03:08:25 WIB


Pekanbaru -Jumlah korban penderita penyakit akibat terpapar kabut asap di Kota Pekanbaru terus meningkat. Dinas Kesehatan mendata, sudah lebih 10 ribu warga kota yang sakit gara-gara kabut asap.

Data yang dikumpulkan Diskes dari 20 Puskesmas se-Pekanbaru, ada 10.635 pasien yang mendapatkan pengobatan karena sakit akibat kabut asap.

Sejumlah warga Pekanbaru, Riau, Selasa (6/10/2015) pagi, tiba-tiba kaget ketika hendak membuka pintu rumah, lantaran pekatnya asap membuat jarak pandang tak sampai 50 meter. Bahkan rumah tetangga pun 'hilang' ditelan asap yang berbau menyengat tersebut.

Di beritakan sebelumnya Asap yang melanda Riau, khususnya Kota Pekanbaru pada Selasa pagi semakin parah.  jarak pandang tak lebih dari 50 meter. Sebagian warga menutup rapat-rapat pintu rumah, toko dan sebagainya, untuk menghindari terpapar langsung asap yang bisa membahayakan kesehatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru, Senin petang melaporkan, kepekatan asap membuat jarak pandang sejumlah wilayah terganggu. "Pekanbaru jarak pandang 600 meter, Dumai 300 metern Pelalawan 300 meter dan paling parah di Rengat, hanya 80 meter," sebut kepala BMKG Pekanbaru, Sugarin.

Sementara itu, data BLH Provinsi Riau mencatat, 10 titik pantauan kualitas udara menunjukkan kualitas udara sudah melewati level berbahaya, diantaranya Pekanbaru (kota), dimana alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menunjukkan level berbahaya, dengan angka 701 Psi (particular standar indeks).

Kualitas udara di Rumbai pada level berbahaya, dimana alat ISPU mencatat 492 Psi, kualitas udara di Petapahan Kabupaten Kampar pada level berbahaya, dengan angka 449 Psi, kualitas udara di Siak dan Minas dalam kategori berbahaya, dengan angka 500 dan 402 Psi, kualitas udara di Dumai juga dalam level berbahaya, dengan angka 364 Psi.

Walhasil, puluhan ribu orang mengalami berbagai penyakit akibat terpapar asap. Data dinas kesehatan menyebutkan, 45.668 jiwa terjangkit Ispa, 2.096 terserang asma, 2.798 terkena infeksi mata, 3.634 jiwa terkena penyakit kulit, dan 778 jiwa terserang Pneumia. (van)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...