Kadiman Tambunan Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Mandi RSJ Tampan

Image
Thursday, 15 October 2015 | 07:06:21 WIB 1543

Pekanbaru- Kadiman Tambunan, pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Kota Pekanbaru, Riau ditemukan tewas dalam posisi tergantung, Kamis (15/10/2015) pagi. Waktu itu perawat menemukan dia sudah meregang nyawa dengan menggunakan celana yang diikatkan pada kosen jendela kamar mandi.


Penghuni RSJ Tampan Kamis pagi geger dengan temuan tersebut. Kadiman yang diketahui merupakan warga Perum Pandau Permai, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar itu tewas tergantung menggunakan kain celana panjang yang diduga sengaja diikatkan di kosen jendela kamar mandi RSJ, tempat ia dirawat.


Menurut keterangan yang dihimpun, pria berusia 45 tahun ini pertama kali ditemukan oleh perawat rumah sakit bernama Riza (39), sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu Riza hendak mengecek pasien, termasuk almarhum Kadiman. Namun saat diperiksa, Kadiman justru ditemukan di kamar mandi dengan posisi tergantung.


Sejumlah petugas dan perawat yang mengetahui hal ini sempat berusaha memberi pertolongan pertama, namun sayang, nyawa Kadiman tak berhasil tertolong. Kuat dugaan dia sudah tewas beberapa jam sebelum ditemukan. Selanjutnya, pihak RSJ langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tampan.


"Kita sudah memeriksa jenazah (Kadiman). Tidak ditemukan tanda kekerasan fisik. Sementara ini kita hanya menemukan bekas jeratan di leher dan tanda umum orang yang meninggal karena gantung diri," sebut Kapolsek Tampan, AKP ari Setiawan Wibowo, saat dihubungi wartawan, Kamis siang.


Masih menurut Kapolsek, almarhum Kadiman ini tercatat sebagai pasien RSJ sejak Maret 2015 lalu. Ia bahkan sudah dalam masa pemulihan dari gangguan jiwa yang dia alami. "Dia ini sudah hampir sembuh dan ditempatkan pada kamar pemulihan tahap akhir. Disana ia sekamar dengan empat orang pasien lainnya," sebut dia.


Entah apa yang menjadi faktor penyebab hingga Kadiman nekat mengakhiri hidup dengan cara tak lazim seperti itu. "Kita sudah koordinasi dengan pihak keluarga menyangkut kejadian ini. Keluarga menolak untuk dilakukan visum terhadap Kadiman," tukas Kapolsek Tampan. (goriau)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...