Surau TV

Banner

Polisi Amankan Mobil Pelindas Prajurit Kostrad Hingga Tewas

Image
Tuesday, 27 October 2015 | 09:10:01 WIB


PEKANBARU- Setelah berjibaku melakukan penyelidikan pasca tewasnya anggota Batalyon Kesehatan Divisi I Kostrad, Kopda Dadi Santoso yang ditabrak dan dilindas oleh sejumlah orang tak dikenal di dalam kawasan Purna MTQ Pekanbaru, Senin (26/10/15) dinihari lalu, upaya polisi mulai menemukan titik terang. Petugas bahkan sudah menemukan dan mengamankan satu unit mobil maut Toyota Kijang LGX warna hitam yang digunakan OTK untuk menabrak tentara yang ditugaskan di Pekanbaru tersebut.

Menurut Wakapolresta Pekanbaru, AKBP S Putut Wicaksono, sejauh ini pihaknya melalui jajaran Polsek Bukit Raya juga sudah memeriksa 7 orang saksi. Dari ketujuh saksi yang diperiksa, sambungnya, ada dua orang saksi yang keterangannya mengarah kepada pelaku penabrakan.

"Dari 7 saksi yang diperiksa, dua di antaranya memberikan keterangan mengenai keberadaan mobil yang telah digunakan OTK untuk menabrak korban (Dadi Santoso). Informasi itu kita telusuri lalu kita mendatangi rumah seorang terduga pelaku dan berhasil mengamankan satu unit mobil Toyota Kijang LGX warna hitam. Hanya saja, saat rumah terduga kita gerebek, terduga yang bersangkutan sudah tak berada di tempat," urai Putut panjang lebar, Selasa

Mobil maut itu sendiri, sambungnya diamankan pada Selasa (27/10/15) dinihari tadi. Orang nomor dua di Mapolresta Pekanbaru ini juga menegaskan, terduga yang dimaksud itu adalah pengemudi mobil yang menjadi otak pelaku penabrakan.

"Si pengemudi mobil yang menjadi otak aksi penabrakan anggota TNI tersebut sudah lebih dulu melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran kita," tegasnya.

Satu Orang Diamankan

Masih menurut Putut, mobil milik pelaku sendiri kini telah diamankan di Mapolresta Pekanbaru. Tidak hanya mengamankan satu unit mobil, pihaknya juga sempat mengamankan dua orang yang diduga memiliki keterkaitan dengan kejadian berdarah tersebut. Namun dari kedua orang itu, hanya satu orang yang masih diamankan, sedangkan seorang lagi sudah dipulangkan karena tak terbukti terlibat.

Satu orang yang diamankan itu, kata dia, merupakan salah satu penumpang mobil yang mengetahui terjadinya peristiwa penabrakan korban di dalam Purna MTQ. Terhadap penumpang yang bersangkutan, juga masih menjalani pemeriksaan dan pengembangan penyelidikan guna mengungkap pelaku yang lain, termasuk otak pelaku kejadian tersebut.

"Dari pengakuan seorang penumpang mobil yang telah kita amankan tersebut, kita sudah mengantongi identitas para pelaku yang lain, termasuk si pengemudi mobil yang menabrak korban," singkatnya. (riauterkini.com)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...