Surau TV

Banner

Tabulampot Fenomena Baru Geliat Ekonomi di Pekanbaru

Image
Monday, 09 November 2015 | 02:05:07 WIB


Pekanbaru - Fenomena baru yang akan merubah dan memperbarui pola pikir masyarakat akan bagaimana mencari inkam yang stabil dan berkesinambungan. Geliat perekonomian masyarakat Riau akan lebih maju seiring dengan digiatkannya pekerjaan di bidang hortikultura, tanaman buah-buahan, dan perdagangan hasil-hasil buah-buahan di Pekanbaru khususnya, di Riau umumnya.

nusapos.com mencoba menelusuri dan menanyakan bagaimana kiat dan upaya seorang praktisi penggiat tanaman buah dalam pot (tabulampot) yang menghasilkan buah-buahan bermutu tinggi,  Dody Rahdiyanto namanya. Beliau seorang dari sekian banyak penggiat tanaman tabulampot yang tekun dan rajin di Riau.  Beliau memiliki 'counter' sederhana, namanya Rumah Bibit, workshop di perum Bukit Mutiara Permai Blok F.36, Sail, Tenayan Raya, Pekanbaru.

Jenis varitas yang saat ini dikembangkan di antaranya, Buah Tin,  Delima,  Mangga Super,  Zaitun,  Anggur Red Isabella,   Anggur Black Carolina,  Anggur Yellow Belgie,  dan Bibit Kurma,  Sawo Australia (Abiu),  Apel India (Putsa),  Jeruk Dekopon,  Lemon.

Penggiat tabulampot merupakan penggerak awal untuk memunculkan perdagangan buah-buahan hasil panennya. Dalam jangka waktu pendek, semua masyarakat dapat tertarik untuk terlibat dalam pengembangan bibit buah, sehingga edukasi pembibitan menjadi pangsa pasar atau dengan kata lain dijadikan barang dagangan di Pekanbaru, sangat besar kemungkinannya.  Dalam arti perekonomian dapat terwujud lebih pesat.  

Rumah Bibit sebagai workshop bersedia dikunjungi oleh para peminat dan pengusaha tanaman eksotis di Pekanbaru. Nomor kontak +6282284649404 Personal Kontak  Dody Rahdiyanto.

(nusapos.com/Andra)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...