Sampah di Jl Soebrantas Sebentar Lagi Mengancam Kesehatan Warga Panam

Image
Tuesday, 17 November 2015 | 06:35:53 WIB


PEKANBARU - Tumpukan sampah di jalan HR Soebrantas Panam Pekanbaru tepatnya di depan Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru dikeluhkan warga karena mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Tumpukan sampah tersebut merupakan tumpukan sampah dari masyarakat di sekitar jalan Soebrantas dan  juga disebabkan Warung yang beroperasi pada malam harinya. Selain itu banyak juga para pengendara jalan yang sengaja membuang sampah sewaktu lewat.

Hal ini disampaikan salah seorang warga Jalan Soebrantas, Kirno. "Sampah disini sudah lama gak diangkut-angkut sama petugas, mungkin karena petugasnya sedikit atau apa saya juga gak tahu. Bahkan ini sudah sangat sering terjadi, mana bau lagi," keluhnya.

Ia mengatakan hal tersebut diperparah dengan ulah beberapa pemulung yang sengaja membongkar kantong-kantong guna mengambil aqua-aqua untuk dijual lagi.

"Itulah makanya sampah ini sering berserakan dan baunya makin menyengat," jelasnya.

Oleh karena itu Ia berharap kepada Pemerintah Kota agar dicarikan solusi yang baik agar tak ada lagi jalan yang menumpuk di pinggir jalan terlebih di jalan utama.

"Untuk warga di sini juga agar jangan lagi membuang sampah di tepi-tepi jalan seperti ini. Kita ini manusia yang suka akan kebersihan seharusnya berfikir apakah ini baik atau tidak," ungkapnya.

Sampah yang terus menumpuk berhari-hari kerap membawa bibit penyakit yang dibawa oleh lalat dan jenis kuman lainnya.  Bukan hanya bau yang diakibatkan sampah berserakan, tapi juga gangguan kepada kesehatan warga sekitarnya.  Bibit bakteri dan virus yang ada pada sampah akan mengalirkan dan menyebarkan penyakit kolera, sakit perut akut, muntaber, diare, serta penyakit cacingan lainnya.  Warga yang ada di sekitarnya bukan saja orang dewasa, tetapi juga anak-anak.  Walaupun pemulung setiap pagi mengincar produk sampah untuk recycle ke komoditi penjualan barang bekas ataupun makanan bekas menjadi makanan ternak, tetap saja membawa penyakit bagi warga sekitarnya.

(nusapos.com/Andra/edited)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...

Whoops, looks like something went wrong.