Rakor Persiapan Pilkada Rohil 2015, DPT Rohil Kembali Menyusut

Image
Wednesday, 18 November 2015 | 06:44:44 WIB 958

KAB. ROHIL - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Rohil membuka acara Rapat kordinasi persiapan Pilkada Kabupaten Rohil 2015, di Gedung Serbaguna Bagansiapiapi, Selasa (17/11/15). Dalam rakor dibahas adanya kesalahan dalam penginputan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Rakor yang dibuka Bupati Rohil H Suyatno, dihadiri Ketua KPUD Rohil Agus Salim, Wabup Erianda, Kapolres Rohil AKBP Subiantoro, Kejari Bagansiapiapi Bima Suprayoga, SH, Ketua Panwas Rohil Jaka Abdilah, Sekdakab Rohil H Surya Arfan.

Agus Salim menjelaskan, setelah input data selesai, dan dicermati ternyata kembali ditemukan kesalan prosesnya mulai dari penyerahan Daftar Pemilih Potensial Pemilih (DP4) hingga Daftar Pemilih Tambahan Baru (DPTB1). 

Lanjutnya, pada awalnya telah ditetapkan DPT, sebanyak 400.107 pemilih. Namun setelah dicermati ternyata angkanya hanya 399.957 pemilih. Oleh karena itu, KPU meminta maaf dan segera menyurati pihak terkait.

Menurutnya, jumlah yang telah ditetapkan sebelumnya jauh berkurang dari DP4 yang diserahkan Menteri Dalam Negeri berjumlah 465.305 dan ditetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) berjumlah 426.563.

Kemudian ditetapkan DPT hasilnya 401.994 orang. Akhirnya KPU melakukan pendataan ulang melalui DPTB1 dan didapat tambahan 2.600 pemilih. Adanya kekhawatiran kuranya jumlah surat suara, maka KPU pusat mengeluarkan surat edaran dan dilakukan penetapan DPT ulang dan meleburkan dengan DPTB-1 dan hasilnya 400.107 pemilih.

"Jadi hasil input data terakhir kita DPT Rohil hanya 399.957 orang. jumlah ini tentunya akan disesuaikan dengan pencetakan logistik surat suara ditambah 2,5 persen surat suara cadangan,"jelasnya. 

Untuk warga yang tidak terdaftar dalam DPT ternyata bisa ikut memilih, dengan syarat membawa KTP, KK atau paspor yang akan dimasukkan dalam DPTB-2 pada hari pelaksanaan 9 Desember 2015.

Agus menegaskan bahwa untuk surat domisili tidak berlaku karena pihaknya sudah berkordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil bahwa resi atau surat domisili bukan identitas kependudukan. 

"Jadi penghulu dan lurah dilarang buat surat domisili untuk keperluan memilih dan menggunakan hak suara," tegasnya lagi.

Selain itu, hal khusus lainya adalah masyarakat bisa membuat Daftar Pemilih Pindahan atau formulir A5. Dan itu hanya diperuntukan bagi yang bertugas diluar daerah tempat tinggal, orang sakit dan orang yang mendampingi orang sakit serta terkena musibah bencana alam. 

Untuk debat publik akan dilakukan 28 November 2015, mendatang bertempat di Gelanggang Olahraga (GOR) pada pukul 14.00 Wib. Sedangkan untuk kampanye rapat umum hanya sekali setiap pasangan calon. Jadwal Kampanye Rapat Umum berlaku untuk semua zona yang diminta tim kampanye. 

"Kalau pasangan nomor 1, 3 dan 4 dipusatkan di Bagansinembah, sedangkan pasangan nomor 2 di bagansiapiapi." Paparnya.


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...