Pemerintah Menaikkan Tarif Dasar Listrik, Siap Menuai Respek Emosi dari Berbagai Kalangan

Image
Thursday, 03 December 2015 | 03:24:10 WIB 891

JAKARTA -  Indonesia benar-benar menderita di bawah kekuasaan rezim koplak ini. Mafia dan koruptor jadi elit, manusia-manusia tanpa idealis dan nasionalisme duduk di singgasana. Kebodohan dan kegoblokan sebagian bangsa ini dalam memilih pemimpin sungguh-sungguh berakibat fatal. Namun namanya juga orang bodoh, biar sudah ditipu habis-habisan, tetap saja membela nabinya dengan berbagai macam dalih yang konyol dan irasional.

Di tengah kemiskinan, di mana ribuan pekerja pribumi kena PHK, pemerintah enak-enakan hidup sejahtera dengan berbagai macam fasilitas yang dibayar oleh rakyatnya. Dan gilanya, pemerintah yang seharusnya melayani rakyat, malah menjadi pemeras rakyat. Pemerasan ini ada yang atas nama pajak, ada pula yang bernama subsidi. Dan Wakil Ketua DPR asal Gerindra, Fadli Zon, sungguh-sungguh muak dengan kelakuan pemerintah yang kian hari kian geblek.

Per 1 Desember 2015 hari ini pemerintah menaikkan tarif listrik dua golongan rumah tangga yakni 1.300 volt ampere (VA) dan 2.200 VA. Kenaikan mencapai sebesar 11 persen atau Rp1.352 per Kwh menjadi Rp1.509 per kWh.
“Pemerintah enggak mikir dan enggak pakai otak, bisanya hanya menaikkan tarif dasar listrik. Cari solusi dong untuk mendapat dana,” geram Wakil ketua DPR Fadli Zon di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (01/12).


Kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, kenaikan tarif listrik itu jelas membebani masyarakat terutama masyarakat bawah. “Pemerintah harusnya pikir ulang dangen kenaikkan tarif listrik. Pasti nambah beban dan tambah kemiskinan,” imbuhnya.
Selain itu, kata dia, kenaikan tarif listrik yang didasarkan penyesuaian tidak tepat untuk Indonesia.
“Indonesia bukan negara liberal. Negara wajib berikan fasilitas kepada rakyat sehingga lebih mudah. Kalau dilepas seperti itu, itu ciri-ciri negara liberal,” kata Fadli.
Kegeraman ini jangan hanay jadi pemanis di bibir saja. Hendaknya mulai dicari cara agar Indonesia bisa selamat dari kekuasaan yang koplak seperti ini. Ganti rezim dagelan ini dengan orang-orang yang tepat. Semakin cepat semakin baik.

(nusapos.com/Andra/rls)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...
Post
Adv Pemprov Riau
Post
Nasional

Cara Menjaga Kesehatan Paru-Paru

1 tahun yang lalu 895

Kualitas Agama Kunci Cegah HIV AIDS

1 tahun yang lalu 1047
Post
Riau

Poligami? Jangan Asal Mau Saja!

1 tahun yang lalu 823
Post
Nasional
Post
Nasional

Wawancara Khusus: Prabowo Subianto

2 tahun yang lalu 882
Post
Nasional

Indonesia Siap Menghadapi MEA 2016

2 tahun yang lalu 2873