Pujud di Jadikan Pilot Projet Cabai

Image
Friday, 04 December 2015 | 04:40:45 WIB 675

PUJUD - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) akan menjadikan Kecamatan Pujud sebagai Pilot Project Tanaman Cabai. Pasalnya, kecamatan ini memiliki lahan yang sangat bagus dan berpotensi besar dalam pengembangan pertanian tanaman Cabai yang setara hasilnya dengan pertanian bawang masyrakat di Kabupaten Kampar.

Supaya keinginan dari masyrakat pujud terwujud dan terpenuhi maka pemkab Rohil siap membangun jalan menuju pertanian cabai masyrakat pujud agar hasil pertanian itu bisa mudah dikeluarkan. "kita siap membangun jalan menuju pertanian cabai apabila didukung oleh semua pihak seperti DPRD, Distanak maupun camat setempat.

Demikian dikatakan Bupati Rohil, H Suyatno Amp saat meninjau pertanian cabai masyrakat, dikepenghuluan Teluk Nayang, Rabu (2/12) siang kemaren. Peninjauan Pertanian Cabai itu turut didampingi Anggota DPRD Rohil, Yunadi Sp, Kadistanak Rohil Ir Muslim, Camat Pujud Muslikh, dan pejabat eselon pemkab Rohil lainnya.

Dikatakan Suyatno, Apabila jalan masuk kepertanian cabai masyrakat itu terwujud, maka sangat diyakini perekonomian masyrakat setempat akan meningkat. Selain itu, Pujud nantinya bisa dijadikan pusat percontohan sebagai kecamatan penghasil Cabai terbesar dirohil, "katanya.

"Kita bisa lihat kelompok pertanian cabai mekar jaya, dihamparan lahan seluas 2 hakter itu dipenuhi dengan tanaman cabai yang segar. Nah, itu tentunya kebanggaan bagi kita karena lahan dirohil cukup berpotensi besar untuk pertanian cabai, jika ini ditekuni dan dikembangkan maka sangat diyakini akan mampu meningkatkan taraf perekonomian masyrakat, "tutur Suyatno dengan rasa bangga.

Dirinya sebagai kepala daerah meminta Instansi terkait dalam hal ini Dinas Pertanian dan peternakan (Distanak) Rohil untuk terus melakukan pembinaan. "berikan pembinaan dengan cara melakukan berbagai pelatihan, penyuluhan dan sebagainya dengan mengerahkan PPL Pertanian yang ada dikecamatan, "pinta Suyatno. (***)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...