BPBD Salurkan 1 Ton Bantuan Logistik ke Korban Longsor di Kampar Kiri Hulu

Image
Sunday, 20 December 2015 | 04:50:34 WIB 1478

PEKANBARU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau kembali menyalurkan 500 kilogram bantuan logistik ke Empat Desa di Kabupaten Kampar yang terisolir akibat longsor dan banjir.

Bantuan logistik berupa beras dan bahan makanan siap saji ini disalurkan dalam sebuah operasi yang cukup dramatis. Pasalnya, penyaluran bantuan tidak bisa dilakukan melalui jalan darat, mengingat akses jalan menuju 4 desa yang terputus akibat longsor.

Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengatakan, Tim BPBD terpaksa menyalurkan bantuan melalui jalur udara dihari Kesepuluh bencana banjir dan longsor ini.Dengan menggunakan helikopter pinjaman BNPB, penyaluran bantuan sempat terkendala, karena tidak adanya landasan helikopter (Helipad) yang terdekat dari 4 desa.

"Akhirnya kami melihat ada tumpukan tanah akibat longsor yang dekat dari desa, disanalah kami turunkan bantuan. Helikopternya tidak turun secara utuh, karena permukaan tanahnya tidak bisa menahan beban helikopter, jadi cukup dramatis lah," ujarnya.

Menurut Edwar, saat penyerahan bantuan, pihaknya disambut langsung kepala desa Lubuk Bigau dan Kades Padang Kapas."Ada 500 kilo beras dan makanan siap saji yang kita kirim hari ini. Mudah-mudahan masyarakat yang ditimpa bencana bisa memanfaatkan bantuan sementara ini," ujarnya.

Dijelaskan Edwar, akibat longsor dan ini, 4 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu yakni Desa Lubuk Bigau, Pangkalan Kapas, Kebun Tinggi dan Tanjung Permai masih dalam kondisi terisolir.Dari informasi yang dirangkum tim BPBD, masyarakat penghuni 4 desa diperkirakan berjumlah 440 kepala keluarga.

"Jadi sekitar 1200 warga lah yang tinggal disana," tandasnya.

Sebelumnya sambung Edwar, BPBD juga sudah menyalurkan bantuan beras dan makanan siap saji dari Pemprov Riau pada Kamis kemarin."Kemarin sudah kita kirim juga 500 ton makanan. Total sudah 1 ton yang kita kirim. Kalau heli bisa memuat lebih dari itu akan kita kirim tambahan berikutnya," tandas Edwar.(***)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...