Surau TV

Banner

Pengaturan Waktu pada Traffic Lights di Pekanbaru Belum Terukur Rapi

Image
Tuesday, 12 January 2016 | 01:45:10 WIB


PEKANBARU - Seorang warga Jalan Bukit Barisan, Fajar mengeluhkan estimasi waktu pada traffic light. Menurutnya, saat hendak memasang traffic lihgt, sedianya didahului dengan kajian matang. Instansi terkait harus memperhatikan kepadatan arus dari ruas jalan tersebut.

Seandainya suatu ruas jalan arus kendaraannya tidak padat, maka lampu merah direkayasa menyala lebih lama. Sedangkan yang arusnya padat, lampu hijau menyala lebih lama.

"Kalau perlu lampu hijau di ruas jalan yang padat menyala dengan estimasi waktu hampir sama dengan warna merah. Sementara yang arusnya sepi, tidak perlu lama," ujarnya.

Dia mencontohkan traffic light dari Jalan Sudirman menuju ke komplek AURI. Pada titik ini, lampu hijau terbilang sangat singkat. Seingatnya tidak lebih dari 15 detik. Tentu saja karena arus lalu lintasnya tidak padat.

"Saya kira yang dari arah Jalan Kelapa Sawit dan Jalan Sakuntala bisa diterapkan demikian," ucapnya.

Kondisi perempatan jl Kelapa Sawit, jl. Haapan Raya, dan jl. Sakuntala yang saat ini belum sesuai dengan penghitungan waktu tersedia pada saat lampu merah dan hijau.  Belum lagi kurang sabarnya pengguna jalan yang menerobos saat lampu masih merah dari arah jl Sakuntala ke jl Kelapa Sawit, dimana sementara saat itu, di jl Kelapa Sawit sudah hijau, dapat dibayangkan apa yang akan terjadi.

Menyikapi hal ini, pihak Sat Lantas Polresta Pekanbaru akan menyurati instansi terkait. Menurut Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Adang Ginanjar melalui Kasat Lantas Kompol M Mustofa dengan didampingi Kanit Dikyasa AKP Sunarti, Kamis (27/12) di ruang kerjanya mengatakan akan mengusulkan kepada Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru mengenai hal ini.

Dengan itu diharapkan, estimasi waktu pada traffic light akan mengakomodir pengguna jalan. Sehingga, arus lalu lintas di ruas jalan tersebut semakin lancar.

"Setelah itu kita akan turun untuk survey mengenai estimasi waktu," ucapnya.

 

(nusapos.com/Andra)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...