Surau TV

Banner

Kajian Mata Hati: Etos Kerja dalam Islam

Image
Wednesday, 13 January 2016 | 10:35:27 WIB


 

PEKANBARU - Kajian Mata Hati kali ini merupakan motivasi bagi berbagai kalangan yang hadir di musholla Eria Bunda Sukajadi Pekanbaru.  Informasi-informasi dan motivasi yang cukup istimewa disampaikan oleh Ustadz  H.M. Zulfadhli, S.Pd.I.
 
Umat Islam sangat tidak pantas miskin.  Tapi banyak yang memilih miskin.Sebenarnya jangan sampai ini terjadi. kenapa? Alloh SWT sudah memposisikan umatNya Khoiru Ummah (sebaik-baik ummah).   Contoh dari Rasululloh SAW,  bahwa ketika beliau berumur 17 tahun, sudah memiliki usaha dagang sendiri.

Rasululloh tidak menempatkan harta di hati beliau, banyak dana dipergunakan untuk jalan dakwah dan berdagang (berbisnis).  Contoh kaya yang jadi panutan.  Kekayaan itu dari Alloh SWT,  maka kita dianjurkan untuk dekat dengan Alloh SWT. Kenapa?  Agar kita diredhoi oleh Alloh SWT,  dapat diberi rizqi dari Alloh SWT.

Satu banding sembilan sebenarnya lebih kecil potensi kekayaan bagi kita ummat Islam, ternyata peluang lebih besar, satu itu adalah pekerja. Sembilan itu adalah pengusaha atau pedagang.

Sebenarnya rizqi itu sudah ada dari Alloh SWT,  tergantung dari usaha ummat manusia itu sendiri.   Orang taat, rizqinya tidak terduga.  

Sholatnya benar akan membentuk karakter yang baik bagi ummat manusia yang ingin sukses dalam berusaha berdagang dan berusaha.

1. Faktor disiplin
2. Faktor aturan main (peraturan)
3. Faktor bacaannya benar, jelas, serta paham apa yang dibaca
4. Faktor sholat yang khusyu' (artinya membiasakan untuk fokus)

Barang siapa yang ingin sukses di dunia, dengan ilmu, Barang siapa yang ingin menggapai akhirat, dengan ilmu, Barang siapa yang  ingin menguasai keduanya, dengan ilmu.

Oleh ALLoh SWT, ummat manusia yang rajin akan memperoleh kesuksesan, rajin akan mencari ilmu, mempelajari ilmu, menerapkan ilmu tersebut untuk mengatasi permasalahan ataupun pekerjaan.

Alloh SWT menyuruh kita untuk fokus dengan apa yang kita kerjakan.  ataupun khusyu' fokus dalam berusaha  selain faktor kejujuran dan kegigihan dalam berupaya.

Alloh SWT bagaimana prasangka hambaNya,  jika manusia berprasangka baik pada Alloh SWT,  maka Alloh SWT akan memberikan rahmatNya serta rizqiNya pada manusia dengan baik.

(nusapos.com/Andra)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...