Surau TV

Banner

UMRI Diminta Utamakan Anggaran Untuk SDM

Image
Friday, 04 March 2016 | 01:23:49 WIB


PEKANBARU - Ketua Majelis Perguruan Tinggi dan Litbang PP Muhammadiyah Prof H Lincolin Arsyad PhD, meminta Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menempatkan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai program kerja prioritas.

Hal itu disampaikan Lincolin dalam arahannya pada pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan belanja (RAPB) UMRI, Kamis (3/3) di aula kampus I Umri Jalan KH Ahmad Dahlan Pekanbaru.

Dikatakan, agar bisa terus berkembang, sangat penting bagi sebuah Perguruan tinggi untuk menempatkan pengembangan SDM sebagai prioritas utama dalam melaksanakan program kerja.

"Yang menyangkut untuk SDM itu, kalau untuk yang rutin ada gaji pegawai dan intensif, kita minta dianggarkan sekitar 30 persen dari anggaran yang tersedia. Namun yang lebih penting juga adalah peningkatan SDM melalui peningkatan mutu para Dosen, itu bisa dianggarkan untuk meningkatkan kualifikasi mereka, biaya penelitian dan lainnya," ingat Lincolin.

Dia menyebut, jika SDM di sebuah Perguruang Tinggi sudah mapan, maka akan berdampak baik bagi kemajuan dan perkembangan Perguruan Tinggi tersebut, karena itulah sekali lagi Dia minta agar UMRI bisa mengedepankan anggaran untuk SDM ini dalam menyusun anggaran untuk tahun 2016 ini.

Lincolin dalam kesempatan itu juga memuji langkah UMRI yang telah melakukan RAPB dalam menggunakan anggaran, karena hal ini merupakan bagian dari upaya menciptakan kampus yang Good Govenance.

"Karena memang belum semua Perguruan Tinggi Muhamamdiyah di seluruh Indonesia yang melaksanakan RAPB ini," pungkasnya.

Sementara, Rektor UMRI Dr H Mubarak MSi mengatakan bahwa untuk peningkatan SDM khususnya para dosen di UMRI memang telah mendapat perhatian serius dari pihak Universitas, itu dilakukan dengan memberi biaya kuliah bagi dosen yang belum S2 dan juga S3.

"Tentu kita sangat memperhatikan pembangunan untuk SDM ini, karena kita melihat, jika SDM nya sudah maju dan berkualitas, maka akan bisa memajukan UMRI secara keseluruhan, ini memang sejak awal saya menjadi rektor, sudah menjadi program prioritas kita," tegas Mubarak.

Disamping itu, menurut Mubarak UMRI juga masih membutuhkan ruang belajar, sekitar 20 ruangan lagi. Hal ini sejalan dengan terus meningkatnya jumlah mahasiswa yang kuliah, dan juga dari penambahan program Studi.

"Insya Allah, tahun ini akan ada tiga Prodi yang akan keluar izinnya, jadi ini tentu kita harus menyiapkan ruangan minimal satu untuk masing-masing program studi. Dan kita juga Alhamdulilah jumlah Mahasiswa terus mengalami penambahan, karena itu perlu juga penambahan rungan," ujarnya.

Karena itulah, Dia berharap dari Bimtek RAPB ini akan mampu menghasilkan berbagai keputusan bersama dalam melaksanakan anggaran dengan baik dan tepat guna di kampus UMRI ini untuk tahun ini.

"Meski banyak yang akan kita penuhi, tapi natinya tentu akan menyesuaikan dengan ketersedian anggaran, yang jelas kita ingin menggunakan anggaran itu untuk berbagai program yang kita musyawarahkan bersama," ungkapnya. (fr/rls)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...