Surau TV

Banner

Berakhirnya Ops Simpatik 2016, Sat Lantas Buka Nomor Hot Line dan akan menerapkan Pra ELE

Image
Tuesday, 22 March 2016 | 04:36:55 WIB


Pekanbaru-Operasi Simpatik 2016 telah berakhir. Operasi rutin tahunan kepolisian yang digelar selama 21 hari mulai tanggal 1 s/d 21 Maret 2016 ini merupakan Operasi kepolisian yang bertujuan untuk memberikan pencerahan tentang pentingnya tertib berlalu lintas dengan melakukan tindakan preemtif penyuluhan kepada masyarakat, dan tindakan teguran atau tilang kepada para pelanggar lalu lintas. Dengan berakhirnya Operasi Kepolisian ini maka kedepannya diharapkan dapat menanamkan  sikap perduli akan keselamatan diri sendiri dalam berlalu lintas untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Selama pelaksanaan Operasi Simpatik 2016 masih banyak ditemukan sebagian pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas sehingga dapat membahayakan diri sendiri dan juga pengguna jalan yang lain. Masih kurangnya kesadaran diri sendiri dari sebagian pengguna jalan akan keselamatan dalam berlalu lintas menjadi penyebab terjadinya pelanggaran lalu lintas. Melawan arus, tidak menggunakan helm dan menerobos lampu merah di jalur Kawasan Tertib Berlalu lintas masih saja ditemukan meski sudah sering dilakukan penindakan oleh petugas Polantas.

“Dari data yang dimiliki oleh Sat Lantas Polresta Pekanbaru selama pelaksanaan Ops Simpatik Siak 2016 jumlah penindakan sebanyak 1.750 pelanggaran. Dari jumlah pelanggaran tersebut didominasi oleh Sepeda motor. Tidak menggunakan helm sebanyak 588 pelanggaran, 290 pelanggaran melawan arus, dan 119 tidak menyalakan lampu besar. Sedangkan untuk kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 173 pelanggaran tidak menggunakan safety belt, 159 rambu, 95 Plat TNKB. Sedangkan untuk kasus kecelakaan selama pelaksanaan Ops Simpatik hanya 1 kasus dengan korban luka ringan, dan kerugian materil Rp.100.000,- Jika dibandingkan dengan sebelum pelaksanaan Operasi Simpatik untuk jumlah pelanggaran dan kecelakaan di kawasan KTL terjadi penurunan namun dengan berakhirnya Ops Simpatik tersebut kita ingatkan kepada masyarakat pengguna jalan agar tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan utamakan keselamatan dalam berlalu lintas”, Ucap Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Zulanda, SIK.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kasat Lantas bahwa data penindakan tersebut didapat selama 21 hari di kawasan KTL dan beberapa penggal jalan yang dijadikan KTL dan kedepan usai pelaksanaan Ops Simpatik Sat Lantas akan menerapkan sistem Pra ELE (Electronic Law Enforcement)  dengan membuka nomor Hot Line untuk mengurangi angka pelanggaran lalu lintas.

“Untuk tahun ini pelaksanaan Ops Simpatik sedikit berbeda dibanding tahun lalu karena penindakan hanya dilakukan di kawasan KTL dan beberapa penggal jalan saja.  Data yang kita dapat tersebut adalah hasil penindakan selama 21 hari Ops Simpatik 2016 yang dilaksanakan oleh Sat Lantas Polresta dan Unit Lantas Polsek Jajaran Polresta Pekanbaru di kawasan KTL Jalan Jendral Sudirman dan beberapa penggal jalan, kedepan usai pelaksanaan Ops Simpatik ini Sat Lantas akan menerapkan sistem Pra ELE dengan konsep kita akan buka nomor Hot Line kepada masyarakat, yang apabila menemukan pelanggaran silahkan di foto lalu kirim ke nomor Hot Line 08117272444. Nantinya akan kita lacak melalui identifikasi nomor plat kendaraannya untuk selanjutnya kita berikan surat teguran atau tilang dengan mendatangi alamat dor to dor, dan identitas si pelapor akan kita jamin kerahasiaannya”, tutup Kasat Lantas.    

   Sementara itu Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Drs. Aries Syarief Hidayat, MM, menghimbau kepada masyarakat khususnya pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu rambu lalu lintas, jangan hanya pada saat ada petugas saja, dan jangan hanya pada saat ada operasi kepolisian saja, karena pelanggaran lalu lintas adalah awal dari terjadinya kecelakaan lalu lintas”, dan terima kasih juga kami sampaikan kepada pihak pihak yang sudah mendukung selama pelaksanaan operasi kepolisian ini,ucap Kapolresta.(fr/rls/kasat lantas pekanbaru)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...