Surau TV

Banner

Kemenag Rohul : Guru Agama Kristen Asset Umat dan Bangsa

Image
Thursday, 14 April 2016 | 09:18:25 WIB


ROKAN HULU  – Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, mengatakan bahwa guru agama Kristen yang jumlahnya cukup banyak di Rohul adalah asset berharga umat Kristiani dan bangsa Indonesia, sebab mereka ini adalah bahagian yang tidak terpisahkan dari komponen masyarakat yang tugasnya memberikan pencerahan kepada siswa dan siswi pada semua jenjang pendidikan.
 
Undang-Undang tentang Pendidikan Nasional mengamanatkan kepada kita, bahwa seluruh anak bangsa yang sedang mengenyam pendidikan, diharuskan mendapatkan pelajaran agama di sekolahnya, sesuai dengan agama yang dianutnya, sehingga terwujud anak-anak yang cerdas dan beriman serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
 
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul, ketika membuka secara resmi Orientasi Peningkatan Kompetensi guru agama Kristen di lingkungan Kemenag Rohul, Kamis (14/4/2016) bertempat di aula Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian. Orientasi diikuti sebanyak 30 orang guru agama Kristen se Rohul.
 
Hadir pada kesempatan itu, Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Prov Riau Elfis Hasugian SThI, sekaligus berfungsi sebagai nara sumber utama, Penyelenggara Kristen Kantor Kemenag Rohul Jernih Simatupang SPd, Kasubag Tata Usaha Drs H Zulkifli Syarif MPdI, para pejabat eselon IV, para peserta orientasi dan karyawan/ti Kemenag Rohul.
 
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, lebih lanjut menyatakan bahwa mengingat peran guru yang sangat penting dan strategis, maka perhatian pemerintah kepada guru sangat tinggi, sehingga tidak membedakan antara guru PNS dan guru Non PNS.
 
Dalam pandangan pemerintah saat ini, semua guru adalah sama, tidak ada perbedaan antara guru PNS dengan Guru Non PNS, mereka diberikan hak yang sama untuk berkembang, mendapatkan pelatihan sesuai dengan kebutuhannya, dan mendapatkan kesejahteraan melalui sertifikasi.
 
Penyelenggara Kristen Kemenag Rohul Jernih Simatupang, melaporkan bahwa peserta kegiatan ini sebanyak 30 orang, terdiri dari guru agama Kristen pada sekolah mulai dari SD, SMP, dan SMA/SMK. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari, disediakan makan dan uang transportasi, namun tidak disiapkan penginapan.
 
Orientasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas, keterampilan dan kompetensi guru agama Kristen di Rohul, sehingga mereka dapat mendidik anak secara berkualitas, untuk selanjutnya melahirkan lulusan dan generasi muda yang berkualitas.(fr/rls)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...
Post

Permainan Tradisional Egrang

4 tahun yang lalu