Surau TV

Banner

Kerukunan Intern Umat Beragama Penopang Utama Kerukunan

Image
Tuesday, 19 April 2016 | 01:22:18 WIB


ROKAN HULU– Salah satu program prioritas Kementerian Agama pada semua tingkatan, mulai dari pusat sampai dengan kecamatan, adalah meningkatkan kualitas kerukunan umat beragama, yang terbagi dalam tiga bentuk, yaitu : Kerukunan intern umat beragama; kerukunan antar umat beragama; dan kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah.
 
Ketiga program kerukunan umat beragama ini, kata kuncinya adalah kerukunan intern umat beragama, sebab bagaimana mungkin terjalin kerukunan antar satu umat beragama dengan umat beragama lain, sementara mereka sendiri tidak rukun secara internal.
 
Hal yang sama juga berlaku dalam kerukunan antara umat beragama dengan pemerintah, sebab dapat dipastikan umat beragama akan kehabisan waktu, tenaga dan pikiran untuk mengurus persoalan internal agama mereka, dan dipastikan tidak punya waktu yang cukup untuk mengurus kerukunan bersama pemerintah.
    
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika membuka secara resmi Orientasi Kerukunan Intern Umat Beragama Kristen, Tingkat Kab Rohul, Jumat (15/4/2016) bertempat di aula Kemenag Rohul, Kota Pasir Pengaraian. Orientasi diikuti sebanyak 30 orang pendeta dan tokoh agama Kristen se Rohul.
 
Dikatakannya, para tokoh agama bersama dengan tokoh masyarakat dan tokoh adat, memiliki peran penting dan strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan nasional, sebab dapat dipastikan kerukunan nasional akan terganggu manaka kerukunan umat beragama terganggu.
 
Oleh karena itu, maka pemerintah dan semua komponen bangsa, memiliki kepentingan yang sangat besar untuk terwujudnya kerukunan umat beragama ini. Makanya pemerintah menetapkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, untuk menjaga kerukunan umat beragama.
 
Ahmad Supardi Hasibuan yang mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Prov Riau ini, lebih lanjut menyatakan bahwa sudah menjadi sunnatullah bahwa NKRI terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras, serta etnis, sehingga terdapat banyak keyakinan, adat istiadat, dan kebiasaan yang berbeda-beda.
 
Perbedaan ini menjadi potensi yang sangat besar, yang apabila dapat dikelola, dikembangkan, dan dimanage sedemikian rupa, maka akan menjadi sebuah kekuatan luar biasa dan maha dahsyat, yang dapat membentengi bangsa dan Negara ini, dari berbagai ancaman, baik yang datang dari dalam maupun yang dari luar.(fr/rls)

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...