276 Tilang, Kasat Lantas Himbau Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan

Image
Thursday, 19 May 2016 | 01:07:53 WIB 506

Pekanbaru- 276 tilang diberikan kepada pelanggar lalu lintas di Kota Pekanbaru, hasil tersebut diperoleh dari data yang dimiliki oleh Sat Lantas Polresta Pekanbaru selama Operasi Patuh Siak 2016 sampai dengan Selasa (17/5) siang. Dari data yang dimiliki oleh Sat Lantas pelanggaran terbanyak menurut jenis kendaraan yaitu, untuk sepeda motor tidak menggunakan Helm sedangkan untuk mobil yaitu tidak gunakan sabuk pengaman.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan, SIK, MIK saat di jumpai Selasa (17/5) siang di ruang kerjanya mengatakan bahwa berdasarkan data tersebut dihimbau kepada pengguna jalan agar lebih mengutamakan keselamatan selama di jalan.
“Melihat data hasil penindakan jajaran lalu lintas Polresta maupun Polsek selama Operasi Patuh sejak kemarin hingga siang ini, pelanggaran terbanyak dilakukan oleh pengendara sepeda motor dengan bentuk pelanggaran tidak menggunakan Helm SNI sebanyak 93 pelanggaran. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap keselamatan jiwa dari si pengendara sepeda motor tersebut, oleh karena itu kita himbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru khususnya pengguna jalan agar lebih mengutamakan keselamatan selama berkendara”, ucap Kasat Lantas.

Masih mengenai Operasi Patuh Siak 2016 Kasat Lantas juga menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anak nya yang masih usia dibawah umur namun sudah membawa sepeda motor.

“kita juga menghimbau kepada para orang tua agar lebih memperhatikan anak anaknya yang masih dibawah umur atau usia remaja yang sering sekali kita jumpai mengendarai sepeda motor di jalan tidak memperhatikan keselamatan dirinya dan cenderung membahayakan pengguna jalan lain”, himbau Budi.

Tujuan dilaksanakannya Operasi Patuh Siak 2016 ini ialah untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas sehingga dengan demikian dapat juga menekan angka kecelakaan lalu lintas baik korban materil maupun korban jiwa.(fr/KLPK)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...