725 Tilang Dikeluarkan, 4 Hari Pelaksanaan Ops Patuh Siak 2016 Laka Lantas Menurun

Image
Thursday, 19 May 2016 | 07:26:10 WIB 501

Pekanbaru-Memasuki hari ke empat (19/5) Operasi Patuh Siak 2016, Sat Lantas Polresta Pekanbaru telah mengeluarkan 725 tilang terhadap pelanggar lalu lintas yang terjaring saat pelaksanaan razia Operasi Patuh baik oleh jajaran lalu lintas Polresta dan juga Unit Lantas Polsek jajaran Polresta Pekanbaru. Dari jumlah 725 tilang tersebut menurut data yang didapat dari Sat Lantas Pekanbaru pelanggaran terbanyak yakni surat surat kendaraan yang mencapai 400 pelanggaran, sedangkan helm menempati peringkat kedua pelanggaran terbanyak mencapai 163 pelanggaran, tidak nyalakan lampu siang hari 47 pelanggaran, dan selebihnya pelanggaran marka, rambu rambu, safety belt maupun kelengkapan kendaraan lainnya.

Masih mengenai Operasi Patuh Siak 2016, sampai saat ini untuk kasus kecelakaan juga mengalami penurunan, bahkan hingga saat ini laporan selama Operasi patuh berjalan kecelakaan lalu lintas masih Nihil. Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan,SIK, MIK saat dijumpai Kamis (19/5) siang diruang kerjanya.

“Dari data yang dimiliki sampai dengan hari ini jumlah pelanggaran yang terjaring sebanyak 725 pelanggaran lalu lintas. Sedangkan untuk kasus kecelakaan mengalami penurunan, sejak dimulainya Operasi Patuh Siak 2016 hingga saat ini laporan kecelakaan lalu lintas yang masuk masih nihil”, ucap Kasat Lantas.

Meski angka kecelakaan menurun mantan Kasat Binmas Polresta Pekanbaru tersebut tetap menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara khususnya sepeda motor.

“Meski angka kecelakaan menurun, kita menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan tetap mengutamakan keselamatan selama berkendara, jangan melawan arus lalu lintas, menerobos lampu merah, tidak gunakan helm, dan melanggar marka jalan karena dapat membahayakan diri sendiri dan juga pengendara lain”, himbau Kasat Lantas.(fr/rls/Lantas Pekanbaru)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...