Pelanggaran Lalu Lintas Masih di Dominasi Pengendara Sepeda Motor

Image
Monday, 30 May 2016 | 04:58:57 WIB 515

Pekanbaru-Operasi Patuh Siak 2016 telah berakhir pada hari Minggu, (29/5) kemarin. Operasi Kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas sehingga menurunya angka kecelakaan lalu lintas tersebut terbilang berhasil, khususnya di Kota Pekanbaru. Keberhasilan ini dapat dilhat dari menurunnya angka jumlah kecelakaan selama Operasi Patuh Siak 2016 jika dibandingkan pada pelaksanaan tahun sebelumnya.

Dari data yang dirilis oleh Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru jumlah pelanggaran yang berhasil terjaring selama Operasi Patuh Siak 2016 sebanyak 3.400 lembar tilang, dab 699 lembar teguran. Jika dibandingkan dengan pelaksanaan pada Tahun 2015, penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas mengalami peningkatan dengan total 2016 sebanyak 4.099 perkara sedangkan Tahun 2015 sebanyak 3.761 perkara, angka tersebut memiliki selisih sebanyak 338 Perkara (9%).

Sementara itu untuk pelanggaran lalu lintas sendiri selama Operasi Patuh Siak 2016 ini masih di dominasi oleh pengendara Sepeda Motor dengan jumlah 3.613 Perkara, sedangkan untuk roda empat atau lebih sebanyak 486 Perkara.

Khusus untuk Sepeda Motor pelanggaran terbanyak yang dijumpai selama pelaksanaan Operasi Patuh Siak 2016 yakni surat surat kendaraan (SIM/STNK) sebanyak 2.253 Perkara. Sedangkan jenis pelanggaran untuk kategori fatalitas terhadap korban kecelakaan lalu lintas berada di peringkat kedua yakni tidak menggunakan Helm sebanyak 717 Perkara, melawan arus 225 perkara, melanggar rambu atau marka sebanyak 124 perkara.

Sedangkan untuk usia pelaku pelanggaran dari data yang diperoleh usia 16-20 tahun berada diperingkat teratas dengan jumlah 1.052 orang, jika dilihat dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa para pelaku pelanggaran tersebut masih sangat muda. Sedangkan untuk profesi pelaku pelanggaran didominasi oleh profesi karyawan/swasta sebanyak 2.985, sedangkan untuk Pelajar/Mahasiswa sebanyak 934 orang.

Operasi Kepolisian terpusat yang berlangsung selama 14 hari ini juga berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Pekanbaru, karena mengalami penurunan sebanyak 50%. Jika tahun 2015 kecelakaan lalu lintas terjadi 4 kasus, tahun 2016 mengalami penurunan 2 kasus dengan korban luka berat 2 orang, luka ringan 1 orang dan kerugian materil Rp. 1.200.000,-.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budi Setiawan, SIK, MIK saat dikonfirmasi mengenai berakhirnya Pelaksanaan Operasi Patuh Siak 2016 di Kota Pekanbaru mengatakan dengan berakhirnya Operasi Patuh ini pihaknya tidak akan menurunkan intensitas penindakan pelanggaran lalu lintas dilapangan.

“Dengan berakhirnya Operasi Patuh Siak 2016 ini, Sat Lantas tidak akan menurunkan intensitas penindakan pelanggaran lalu lintas dilapangan, tetap berjalan seperti biasa, dan justru dalam waktu dekat kita akan melaksanakan penertiban kendaraan untuk menjaga kamtibmas jelang bulan Ramadhan dan pelaksanaan ibadah selama Bulan Suci Ramadhan”, ucap Kasat Lantas.(fr/Lantas Pekanbaru)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...