Kebakaran Ludeskan 20 Unit Kois di Pasar Lipatkain, Kampar Kiri

Image
Friday, 24 June 2016 | 01:06:25 WIB 612

KAMPARKIRI-Sebanyak 20 toko dan kios permanen dan semi permanen di Pasar Lipat kain Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar hangus dilalap sijago merah Kamis (23/6/16) sekira pukul 18.30 wib.

Menurut para saksi Nanda (14) tahun saat itu tengah berbuka puasa dan melihat telah terjadi konsleting listrik (arus pendek) pada kabel dan menyambar tabung gas ukuran 3 Kg kemudian terjadi ledakan sebanyak satu kali pada tabung gas sehingga menimbulkan api yang cukup besar dan langsung membakar atap serta dinding kios yang terbuat dari papan dan kayu.

Pada saat itu saksi dan keluarga spontan panik dan meminta pertolongan kepada warga sekitar dan menyelamatkan anggota keluarga.

Berhubung pada saat terjadi kebakaran cuaca berangin cukup kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke kios milik Budi dan yang lainnya dan api sudah tidak bisa lagi dipadamkan.

Mengetahui peristiwa ini anggota Polsek Kampar Kiri yang dipimpin oleh Kanit Reskrim dan Kanit Intel sebanyak 10 orang mendatangi TKP kebakaran dan dibantu oleh warga sekitar untuk membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Pada pukul 19.30 wib datang bantuan satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT. KPR, satu unit mobil dari PT. PSPI Distrik Lipatkain, namun api masih belum bisa dipadamkan.

Selanjutnya sekira pkl 20.24 wib tiba di TKP kebakaran satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemda Kampar dan satu unit dari Pemko Pekanbaru.

Pada pukul 21.30 wib api sudah bisa dipadamkan dan saat ini situasi di TKP kebakaran masih dalam keadaan aman dan terkendali, keluarga korban dan warga sekitar dibantu aparat kepolisian sedang melakukan Evakuasi barang.

Kapolres Kampar AKBP Edi Sumardi Priadinata melalui Paur Humas Polres Kampar Iptu Deny Yusra kepada riautekinicom Kamis (23/6/16) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP.

"Hingga saat ini kerugian materil belum dapat ditaksir dan tidak korban jiwa dalam peristiwa ini,"terangnya.(fr/riauterkini)


Sumber :

Laporan :

Editor : 0


loading...