Aktivis: Reklamasi Teluk Jakarta akan Berdampak ke Nelayan

Image
Wednesday, 11 October 2017 | 20:15:17 WIB 404

Jakarta(nusapos.com)- Aktivis lingkungan hidup mengkritisi kebijakan Kementerian Kemaritiman yang akan mencabut moratorium pembangunan megaproyek reklamasi Teluk Jakarta. Menurut Aktivis Lingkungan Telapak Yayat Afianto, rekan di WALHI dan aktivis lingkungan lainnya menentang kebijakan tersebut.

"Teman-teman WALHI dan kawan-kawan tetap menentang moratorium itu. Kita melihat perubahan fungsi dari suatu kawasan akan berdampak negatif baik dari ekologi kawasan tersebut dan secara langsung berdampak ke sosial dan ekonomi masyarakat," kata Yayat dalam dialog RRI, Rabu (11/10/2017).

Menurut Yayat, dirinya melihat pengambilan keputusan lebih berat dari satu sisi dan mengarah ke development pembangunan dan merugikan masyarakat lokal.

"Kami mendapat masukan dari masyarakat dan nelayan di sana sekitar moratorium reklamasi dan mereka bilang bila terjadi reklamasi akan meningkatkan potensi wisata. Tetapi yang jelas ini akan merusak perekonomian dan kehidupan kami sehari-hari. Karena jelas sekali akan menutup wilayah tempat memancing nelayan lokal," jelasnya.  

Pemerintah resmi mencabut moratorium pembangunan megaproyek reklamasi Teluk Jakarta. Kemenko Maritim memberi lampu hijau untuk melanjutkan pembangunan proyek reklamasi ke Pemprov DKI melalui surat bernomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017. Surat tertanggal 5 Oktober 2017 itu merupakan jawaban surat Pemprov DKI.


Sumber : rri

Laporan : -

Editor : Red


loading...
Post
Internasional
Post
Nasional
Post
Internasional
Post
Nasional

Danrem Sebut Riau Masih Aman

1 tahun yang lalu 928
Post
Riau

Selamat pada SMP Negeri 9 Pekanbaru

1 tahun yang lalu 1225