Menkominfo Minta Facebook Hapus Gambar GIF Porno di WhatsApp

Image
Tuesday, 07 November 2017 | 02:15:00 WIB


Jakarta (nusapos.com)- Kementerian Komunikasi dan Informatika akhirnya turun tangan juga menanggapi laporan warga dan instansi yang resah dengan keberadaan gambar mengandung unsur pornografi berformat GIF di aplikasi pesan instan WhatsApp. 

Kementerian yang dipimpin oleh Rudiantara ini mengaku telah menghubungi Facebook selaku induk perusahaan WhatsApp, agar melakukan filter terhadap gambar yang mengandung pornografi di perpustakaan konten GIF WhatsApp.

Bagi orang dewasa, konten ini mungkin dinilai tidak vulgar, tetapi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), menilai konten itu tak layak dikonsumsi anak-anak. Langkah yang diambil Kemkominfo ini tidak serta-merta membuat pemerintah memblokir aplikasi WhatsApp itu sendiri.

"Saat ini tim internal Kominfo sedang mengurus dan memprosesnya dengan Facebook selaku induk company dan juga kepada WhatsApp selaku app provider. Meminta WhatsApp agar melalukan filtering secepatnya serta setidaknya untuk wilayah Indonesia," kata Menkominfo Rudiantara dalam keterangan kepada kumparan. 

Konten Graphics Interchange Format (GIF) atau format animasi sederhana sejatinya disediakan WhatsApp untuk meningkatkan keseruan dalam berkirim pesan. Di sini, pengguna bisa menemukan konten GIF dengan terlebih dahulu mengklik tombol Emoji, kemudian pilih GIF untuk masuk ke perpustakaan konten.

WhatsApp tidak memproduksi konten GIF ini secara mandiri, melainkan menarik data dari perusahaan situs web yang menyediakan peranti lunak untuk membuat GIF, antara lain Giphy dan Tenor. Bukan cuma di WhatsApp, Giphy dan Tenor ternyata juga menyediakan konten GIF di aplikasi Facebook Messenger dan Telegram, dan oleh karenanya perpustakaan GIF di dua aplikasi pesan tersebut juga memiliki konten dengan unsur pornografi.

KPAI mengimbau agar para orang tua mengawasi penggunaan aplikasi pesan oleh anak, dan sebisa mungkin membuat ponsel terbebas dari konten yang seharusnya tidak dikonsumsi oleh anak.Komisioner KPAI, Jasra Putra, berkata pihaknya telah meminta agar Kemkominfo segera melakukan filter atas konten GIF mengandung pornografi di WhatsApp dan aplikasi pesan lain. Ia turut meminta Kepolisian untuk menyelidiki dugaan konten porno dalam aplikasi dan melakukan koordinasi agar dilakukan langkah-langkah hukum.

Tim kumparan telah menghubungi perwakilan Facebook di Indonesia untuk meminta komentar atas isu yang sedang melanda WhatsApp juga Messenger, namun sejauh ini perusahaan belum memberi tanggapan.

Sumber : rri

Laporan : -

Editor : Red

loading...