Di RSUD puri Husada

Bupati Inhil Bersama Ketua PMI Jenguk Pasien Penderita Gizi Buruk

Image
Wednesday, 15 November 2017 | 19:25:23 WIB


TEMBILAHAN (nusapos.com)- Bupati kabupaten Inhil HM Wardan didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Inhil Hj Zulaikhah Wardan dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Inhil meninjau secara langsung kondisi balita penderita gizi buruk di ruang perawatan anak RSUD Puri Husada Tembilahan, Senin 13 November 2017 kemarin.

Pasien bernama Kaila berusia 6 bulan, anak dari Rubiati warga Kelurahan Tembilahan Hilir. Awal dirujuk ke rumah sakit Jumat (10/11) lalu, pasien didiagnosa menderita gizi buruk karena berat badan tidak mencapai berat badan ideal bayi seusianya.

Berat badan normal bayi usia 6 bulan ialah sekitar 6-7 Kg. Kemudian setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pasien dinyatakan mengidap penyakit infeksi paru yang menyebabkannya sulit bernafas.

Pemkab bekerjasama dengan PMI dan K3S menyerahkan bantuan berupa susu formula dan sembako kepada pasien. Bupati Wardan mengucapkan syukur karena kondisi Kaila sudah membaik.

"Alhamdulillah berat badannya sudah naik. Diharapkan kondisinya semakin membaik. Perawatan dari dokter juga semakin intensif," ujarnya.

Wardan berharap agar bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga pasien. Ia juga menjelaskan bahwa melalui Dinas Kesehatan, pihaknya sudah gencar melakukan sosialisasi sampai ke pelosok desa.

"Dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas-puskesmas kita menyampaikan kepada masyarakat jika terdapat anak yang terindikasi mengalami kelainan dan sakit untuk sesegera mungkin memanfaatkan fasilitas yang ada, baik melalui puskesmas pembantu (pustu) yang ada di kecamatan maupun dirujuk ke RSUD yang ada di Inhil. Di Inhil sendiri sudah ada 3 RSUD, yakni Puri Husada Tembilahan, Raja Musa di Guntung, maupun Tengku Sulung di Pulau Kijang," terang Wardan.

Dalam kesempatan ini pula ia menghimbau kepada masyarakat untuk membudayakan hidup sehat, lingkungan yang bersih, dan selalu memeriksakan kesehatan di RS.

"Agar ketika ada penyakit yang terdeteksi sejak dini, maka dapat dilakukan pengobatan dan penanganan segera agar terciptanya suasana hidup yang sehat," paparnya.

Sementara itu, Zulaikhah Wardan mengatakan bahwa pihaknya dari PMI akan selalu sigap dan sedia membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

"Kami dari PMI seperti biasanya jika ada terjadi sesuatu seperti gizi buruk ini sebagaimana yang telah lalu kita beri bantuan susu formula juga bantuan lainnya yang dibutuhkan," sebutnya.

Sesuai program PMI selain memberi bantuan pemulihan, PMI juga akan terus memantau. "Jika anak ini nantinya sudah sehat dan kembali ke rumah maka kita pantau. Karena kadang-kadang masyarakat awam tidak tahu, takutnya nanti kembali lagi menjadi kurang gizi. Maka nanti PMI bekerjasama dengan Diskes akan memantau perkembangannya," urainya.

Istri orang nomor 1 di Inhil ini berharap kepada masyarakat jika ada keluarga maupun tetangga yang mengalami hal serupa agar sesegera mungkin memberitahukan kepada puskesmas terdekat atau pihak tertentu yang mungkin bisa membantu mempercepat penanganannya.

"Karena jika cepat ditangani maka insya Allah cepat juga proses penyembuhannya. Kalau lambat nanti di samping sulit menyembuhkannya juga bisa dirujuk sampai ke provinsi dan tidak jarang hal yang tidak kita harapkan akan terjadi. Maka jangan sampai terjadi seperti itu," ungkap Ikha, sapaan akrabnya.

Ia juga mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk menyadari pentingnya kesehatan juga menjaga kebersihan dengan menerapkan pola hidup sehat dan bersih di lingkungan keluarga. "Kepada pihak yang telah membantu penanganan masalah ini saya ucapkan terimakasih. Mudah-mudahan untuk ke depannya dapat kita tingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.

Sumber : -

Laporan : nikmad

Editor : Red

loading...