Pengembangan Potensi Waduk Lompatan Harimau

Suparman: Lebih Hebat dari Koto Panjang

Image
Wednesday, 15 November 2017 | 04:10:45 WIB 133

Rohul (nusapos.com)-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan memanfaatkan potensi dari pelaksanaan Pembangunan Waduk Serbaguna Lompatan Harimau yang berada di Desa Rokan Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul, Riau.

Pembangunan waduk serbaguna yang masuk ke dalam salah satu program strategis nasional (PSN) Presiden Joko Widodo, dibangun di atas lahan seluas 2.500 hektare, membendung Sungai Rokan Kiri di sejumlah desa yang ada di Kecamatan Rokan IV Koto, yakni Desa Tibawan, Cipang Kanan, Cipang Kiri Hilir, Cipang Kiri Hulu dan Desa Rokan Koto Ruang yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2014-2019 dalam rangka kemandirian energi.

Bupati Rohul H Suparman SSos MSi menyebutkan, Pemkab Rohul akan memanfaatkan potensi pembangunan Waduk Serbaguna Lompatan Harimau, dalam mengangkat perekonomian masyarakat di Kecamatan Rokan IV Koto.

Selain waduk dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi perikanan dan persawahan serta energi listrik, Bupati juga menyatakan optimis kalau keberadaan pembangunan Waduk Serbaguna di Rokan IV Koto yang akan dibangun fisiknya tahun 2019, potensi yang ada dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Rokan Hulu, apalagi program ini sejalan dengan program Presiden Joko Widodo," terang Bupati Suparman.

Bupati yang mantan Ketua DPRD Riau ini mengaku, keberadaan Waduk Serbaguna Lompatan Harimau yang nantinya menjadi danau buatan, akan lebih hebat dari PLTA Koto Panjang Kabupaten Kampar. "Kita akan melakukan kerjasama dengan Pemkab Kampar, untuk menyatukan danau yang ada di Waduk Serbaguna di Rokan IV Koto," tambah Bupati. 

Sementara itu Kepala Bappeda Rohul Nifzar SP MIp mengatakan, rencana bahwa pembangunan Waduk Serbaguna Lompatan Harimau di Kecamatan Rokan IV Koto, sudah dimulai sejak tahun 2015 dengan melakukan survey dan pemetaan. Kemudian dilanjutkan pada 
tahun 2016 dengan penyusunan master plan dan DED bentangan Waduk Serbaguna Lompatan Harimau yang dibiayai APBN 2017.

Pembangunan fisik Waduk Serbaguna Lompatan Harimau yang jadi PSN oleh Pemerintah Pusat, akan menelan anggaran APBN sekitar Rp 3 triliun. Dimana potensi pembangunan waduk yang terbentang di Sungai Rokan Kiri, secara kelayakan berpotensi untuk pembangunan PLTA dengan menghasilkan energi listrik sekitar 80 Mega Watt.

Terkait kelanjutan progres rencana pembangunan Waduk Serbaguna Lompatan Harimau tahun ini, dilakukan penyusunan dokumen 
untuk mengkaji aspek sosial ekonomi dan relokasi penduduk ketika dilakukan genangan. "Jika ada desa-desa yang akan tergenang, akan direlokasi," jelas Nifzar.


Sumber : piramidnews

Laporan : -

Editor : Red


loading...