Kerjasana pertukaran mahasiswa, staff dosen, visiting scholar, dan program riset serta publikasi bersama

Delegasi UB Promosi Produk Riset Unggulan ke Duta Besar RI di Jordan

Image
Friday, 01 December 2017 | 00:55:22 WIB 274

JORDANIA (Nusapos.com) - Maulina Pia Wulandari, Ph.D dan Dr. Panji Deoranto berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yordania. Dua delegasi Universitas Brawijaya (UB) Malang itu bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Yordania, Andy Rachmianto,  dalam rangka memperkenalkan UB beserta produk-produk dari riset unggulannya. 

 

Pia menjelaskan bahwa kunjungan delegasi UB ke KBRI Yordania adalah sebagai upaya tindak lanjut rencana UB untuk membuka kerjasama dengan universitas dari negara-negara Timur Tengah dan anggota OKI yang telah digagas sejak bulan Oktober 2016 silam. 

 

Dalam kunjungan ini, delegasi UB tidak sekedar memaparkan profil UB saja ke Dubes RI di Yordania tetapi juga menyampaikan niat UB untuk menjalin kerjasama dengan universitas-universitas di Yordania seperti University of Jordan, Yarmouk University, Mutah University dan Jordan University of Science and Technology. "Ruang lingkup kerjasama yang akan dilaksanakan antara lain pertukaran mahasiswa, pertukaran staff dosen, visiting scholar, dan program riset dan publikasi bersama," ujar Pia dalam rilis Kamis (30/11) kemarin.

 

Dubes RI untuk Yordania, Andi Rachmianto, menyambut baik rencana  program kerjasama antara UB dan  universitas-universitas di Yordania. KBRI Yordania akan memfasilitasi upaya kerjasama tersebut dan akan membantu UB untuk mewujudkan kerjasama dalam bentuk yang lebih kongkrit. 

 

Program kerjasama penelitian dalam bidang agrokomplek, teknik pengairan, kedokteran, demokrasi, dan herbal medicine bisa menjadi program yang potensial yang bisa dilaksanakan antara UB dan universitas di Yordania. Selain itu KBRI Yordania juga akan membantu mempromosikan produk hasil riset unggulan UB seperti minyak atsiri dan alat deteksi Diabetes Melitus ke komunitas industri dan perdagangan di Yordania. 

 

Alasan mengapa UB ingin membuka kerjasama dengan Yordania karena Yordania adalah negara Timur Tengah yang sangat penting bagi Indonesia yang saat ini menjadi tujuan pendidikan penting bagi siswa dan mahasiswa Indonesia setelah kondisi politik di Mesir yang kurang kondusif. 

 

Ditambah lagi universitas-universitas di Yordania tidak semuanya universitas berbasis agama, ada juga public university seperti UB dan memiliki kualitas yang baik. "Karena itu UB melihat potensi yang besar untuk berkolaborasi dalam bidang tri dharma perguruan tinggi dengan universitas-universitas terbaik di Yordania," tambah  Pia. 

 

Dia juga menjelaskan bahwa arah pengembangan kerjasama internasional UB ke negara Timur Tengah dan anggota OKI menjadi prioritas Rektor UB. Staff Ahli Wakil Rektor bidang Perencanaan dan Kerjasama UB ini menjelaskan bahwa rektor UB ingin mengembangkan kerjasama dengan universitas dari negara Timur Tengah karena potensi dan peluang kerjasamanya sangat tinggi namun belum begitu serius digarap. 

 

"Rektor UB menaruh perhatian yang tinggi agar dapat segera terealisasi untuk itu kami diutus ke KBRI Yordania agar program UB dapat dimediasi dan difasilitasi oleh KBRI Yordania." pungkas Pia. (tis)  

 


Sumber : -

Laporan : Try

Editor : Try Wahyudi Ary Setyawan


loading...