Bappeda Kampar sosialisasikan Perda No 5 Tahun 2017 Tentang RPJMD

Image
Thursday, 07 December 2017 | 21:14:05 WIB 190

BANGKINANG (nusapos.com)-Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar sosialisasikan Peraturan Daerah (Perda)  Kabupaten Kampar Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Kampar Tahun 2017-2022, bertempat di ruang rapat lantai III kantor Bupati Kampar,  Kamis (7/12/17).

Sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan,  M.Si. Hadir pada kesempatan tersebut,  Asisten III Setdakab Kampar Nurahmi,  Staf Ahli Bupati,  Kepala OPD,  Camat,  Tim Ahli dari Pusat Pengkajian Perencanaan Wilayah (P4W) LPPM-IPB (Institut Pertanian Bogor),  Sekretaris Bappeda Afrizal,  S. Sos,  Kabid LPP Bappeda Kampar M. Fadli Mukhtar,  Kasubbid Litbang Eka Enggara,  ST serta seluruh pejabat dilingkungan Bappeda Kabupaten Kampar.

Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan,  MSi pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa dengan telah ditetapkannya Perda Kabupaten Kampar Nomor 5 Tahun 2017 Tentang RPJMD Kabupaten Kampar,  maka harus ada percepatan penyelesaian penyusunan Rencana Strategis (Renstra) OPD,  karena paling lambat tanggal 22 Desember 2017 Renstra sudah harus ditetapkan dengan Peraturan Bupati (Perbup). "Sementara saat ini sebagian besar belum menyelesaikan renstra masing-masing OPD," ujarnya. 

Saat sosialisasi tersebut terungkap bahwa dari 52 OPD yang ada,  baru 2 (dua) OPD yang dokumen renstranya sudah lengkap yakni Inspektorat dan Bappeda Kampar,  15 OPD sudah mulai menyusun renstra dan 35 OPD belum mulai menyusun renstra. 

Kepala Bappeda meminta kepada seluruh OPD untuk dapat menyelesaikan rancangan akhir renstra dalam tiga hari kedepan dan menyerahkan ke Bappeda untuk diverifikasi bersama tim ahli. "Tiga hari kedepan harus dituntaskan rancangan akhir renstra, jika perlu lembur," ujar Azwan.

Sementara itu Ketua tim ahli dari P4W LPPM IPB Arif menyampaikan pada kesempatan tersebut,  tentang RPJMD dan tindak lanjut pasca ditetapkannya Perda Nomor 5 Tahun 2017 Tentang RPJMD Kabupaten Kampar tahun 2017-2022.

Ada 11 isu strategis dalam RPJMD ini yakni, 1. Membangun SDM yang handal dan relevan dengan kebutuhan daerah. 2. Meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan.  3. Mengembangkan potensi pariwisata daerah.  4. Mengoptimalkan potensi sektor perikanan. 5. Mengembangkan pertanian tanaman pangan,  hortikultura lokal unggulan,  perkebunan dan peternakan. 

Selanjutnya yang ke-6, Memberdayakan Masyarakat dan desa.  7. Mengembangkan UMKM menjadi lokomotif penggerak ekonomi kerakyatan. 8. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup daerah.  9. Memantapkan infrastruktur daerah guna menunjang konekvitas antar wilayah.  10. Mengembangkan kehidupan sosial yang sehat, harmonis,  agamis dan berbudaya.  11. Mengembangkan  sektor industri guna peningkatan nilai tambah dan manfaat bagi ekonomi daerah. 

Kemudian setelah ditetapkan perda tentang RPJMD maka selanjutnya adalah penetapan Renstra OPD.  Berdasarkan Permendagri 86 tahun 2017 waktu penetapan Renstra adalah satu bulan setelah ditetapkannya RPJMD. Renstra ini ditetapkan melalui perkada (Peraturan Kepala Daerah) atau Perbup (Peraturan Bupati).  "Mengingat waktunya singkat,  OPD harus menggesa Renstra ini," ujar Arif. 

Arif yakin OPD akan bisa menyelesaikan penyusunan renstra sesuai dengan waktu yang ditetapkan.  "Sebenarnya proses renstra ini sudah berbarengan dengan penyusunan RPJMD,  kalau OPD serius,  kita yakin renstra penyusunan Renstra selesai tepat waktu," ujar Arif. 


Sumber : -

Laporan : Juliardi

Editor : Red


loading...
Post
kampar
Post
kampar

Azis Zaenal Lantik 73 Pejabat Kampar

2 minggu yang lalu 568
Post
Riau
Post
kampar
Post
kampar

Ucapan Duka Cita Buat Ananda Hayfiah

1 bulan yang lalu 328
Post
kampar
Post
kampar