Permintaan Tinggi, Harga Ayam Potong di Pekanbaru Meroket

Image
Friday, 15 December 2017 | 11:10:36 WIB


PEKANBARU (nusapos.com)- Jelang Natal dan Tahun Baru, harga ayam potong seperti ayam ras di Kota Pekanbaru meroket naik, jika dibandingkan pada minggu-minggu sebelumnya.

Kepala Bidang Perdagangan (Kabid) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kenaikan harga ayam potong dipasar tradisional masih dalam batas wajar dan belum melebihi ketentuan. Dimana kenaikannya yang masih dalam batas ditoleranasi yakni mendekati 20 persen dari harga normal.

“Harga daging ayam potong (ras, red) memang naik dibandingkan minggu sebelumnya. Jika minggu sebelumnya Rp 23 ribu perkilo, saat ini berkisar antara Rp 26 ribu hingga Rp 27 ribu perkilo,” ujarnya.

Menurut Irba, naiknya harga potong ini disebabkan tingginya permintaan. Sehingga ada hukum pasar yang berlaku.

"Informasi yang diterima, penyebab harga ayam naik itu karena tingginya permintaan masyarakat. Mulai dari hari keagamaan dan libur panjang. Sehingga banyak orang yang memesannya. Bahkan permiannya mencapai 10 hingga 15 persen,"jelasnya.

Meski demikian lanjutnya, pihak Disperindag bersama kepolisian, Bulog dan instansi terkait terus melakukan pemantauan dan pengawasan dilapangan. Hal ini sesuai dengan intruksi Presiden RI melalui Kapolri, agar memantau dan mengantisipasi adanya gejolak dilapangan.

"Kapolri juga sudah menguntruksikan Kapolda Riau agar mengantisipasi hal ini. Jangan sampai ada pihak-pihak tertentu yang bermain dengan harga atau melakukan spekulan dilapangan. Yang menyebabkan harga ayam potong naik,"tutupnya.

Sumber : -

Laporan : nikmad

Editor : Red

loading...