Putri Auleea dan Daiyah Duta Pesantren 2017 Sarana Membumikan Islam Nusantara

Image
Monday, 01 January 2018 | 19:41:20 WIB


SURABAYA (Nusapos.com) - Ketua Umum/Ketum BKOW Prov. Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf memberikan apresiasi atas terselenggaranya pelaksanaan anugerah Putri Auleea dan Daiyah Duta Pesantren 2017. Menurutnya ajang ini merupakan sarana pembelajaran yang berharga bagi santriwati untuk bisa menjadi duta pesantren yang memahami islam rahmatan lil alamin atau islam nusantara.

“Semoga apa yang telah dicapai sehingga mendapatkan gelar Putri Auleea dan Daiyah Auleea Duta Pesantren 2017 bisa bermanfaat bagi banyak orang serta merupakan proses pengembangan diri,” ungkap Fatma sapaan akrab istri Wagub Jatim pada acara malam penganugerahan Putri Auleea dan Daiyah Auleea Duta Pesantren 2017 di Royal Plaza, Surabaya, Minggu (31/12) malam.

Fatma mengingatkan, bagi para kandidat yang belum berhasil untuk tidak berputus asa. Ini penting, karena dalam setiap perlombaan selalu ada yang menang dan kalah. Selain itu, dari kegagalan yang dialami akan bisa memacu semangat untuk terus berusaha lebih baik lagi.

“Saya mengucapakan terimakasih pada Pimpinan PW Fatayat NU Jatim yang telah berhasil menyelenggarakan event ini. Semoga ke depan kerjasama antara BKOW Jatim dan Fatayat NU Jatim bisa terus ditingkatkan,” harap Fatma yang juga ketua Perwosi Jatim ini.

Pada kesempatan yang sama, Fatma juga mengucapkan selamat Tahun Baru 2018. Ia berharap, di tahun 2018 Jatim semakin aman, kondusif, makmur, dan warganya makin sejahtera. Juga kepada PW Fatayat NU Jatim semoga semakin jaya dan beradab sehingga bisa membawa umat muslim khususnya kaum perempuan semakin cerdas.

Demikian pula untuk Majalah Auleea, semoga tetap berkibar menjadi bacaan keluarga muslim modern masa kini. “Di penghujung tahun 2017 ini, saya berharap kita semua semakin sukses dan sehat selalu,” pungkas Fatma disambut tepuk tangan semua yang hadir.

Sementara itu, Ketua PP Fatayat NU  Anggia Ermarini mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk ide baru yang digagas Fatayat NU agar bisa diterima oleh masyarakat jaman sekarang. Apalagi, di tahun 2018 Fatayat NU memasuki usia yang ke-68. Karenanya berbagai inovasi harus terus digagas, dengan tetap mengedepankan konsep islam rahmatan lil alamin.

“Ini adalah salah satu cara membumikan keberadaan Fatayat, sehingga bisa menghadirkan kader Fatayat NU yang berlatar belakang pesantren, berwawasan, modern dan tetap santun,” terangnya.

Pada kesempatan itu, Hikmah Bafaqih ketua PW Fatayat NU melaunching buku yang berjudul Oase Kemanusiaan serta launching film Keluarga Bahagia. Kemudian dilanjutkan penyerahan hadiah untuk pemenang lomba qosidah rebana dan lomba makeup tata rias. Sedangkan yang meraih gelar Putri Auleea 2017 yaitu Nurun Nujum perwakilan dari PC Fatayat NU Tulunggung.

Turut hadir Ketua DPRD Provinsi Jatim Abdul Halim Iskandar beserta istri Hj. Lilik Umi Nashiah, Hj. Anisah Syakur anggota DPRD Jatim, serta perwakilan dari PC-PC Fatayat NU se Jatim. (tis)

Sumber : -

Laporan : -

Editor : Red

loading...
Post

Ayo Olahraga

3 bulan yang lalu