Surau TV

Banner

KPU Target Coklit 8 Juta Penduduk Setiap Hari

Image
Saturday, 20 January 2018 | 22:43:18 WIB


SURABAYA (Nusapos.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mentargetkan pencocokan dan penelitian (Coklit) data kependudukan hingga 8 juta peduduk setiap harinya. Untuk itu perlu dilakukan gerakan coklit serentak di
171 daerah se Indonesia yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah 27 Juni 2018.


Target tersebut disampaikan Ketua KPU RI Arief  Budiman saat melakukan kunjungan ke KPU Jatim dalam rangka gerakan coklit serentak Sabtu (20/1/2018) kemarin. Mantan komisioner KPU Jatim ini menjelaskan bahwa coklit yang dilakukan 30 hari ini melibatkan lebih dari 350 ribu Petugas Pemutakiran Data Penduduk (PPDP) se Indonesia.


“Setiap PPDP ditargetkan melakukan pendataan minimal lima rumah setiap hari. Sehingga jika dikalkuasikan dalam sehari akan mendata 8 juta penduduk,” terang  Arief Budiman. 


Data dari coklit serentak yang menorehkan catatan pada Musium Rekor Dunia Indonesia (Muri) ini akan diolah lebih lanjut untuk kemudian ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT). Mengawali gerakan coklit
serentak di Jatim, rombongan KPU RI didampingi Bawaslu RI, anggota DPRI RI, Komnas HAM, Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), dan Kominfo melakukan coklit di kediaman Imam Utomo mantan Gubernur Jatim.

“Kami sengaja mengambil tokoh di setiap daerah untuk dilakukan coklit sebagai upaya mendorong masyarakat agar mau didatangi petugas PPDP. Sebab di beberapa tempat ada warga yang susah untuk dilakukan
pendataan. Ketika didatangi PPDP hanya ditemui security dan bahkan lolongan anjing,” dalih Arief.

Sementara itu, Sekretaris Dirjen Dukcapil Suratma mengatakan di Jatim masih ada permasalahan KTP. Saat ini ada sekitar 150 ribu penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. “Kami harapkan segera melakukan perekaman. Atas kucuran dana yang disetujui DPR, maka saat ini setelah perekaman akan bisa langsung mendapat e-KTP,” ungkap Suratma. 

Sedangkan untuk Pilkada tahun ini, penduduk yang belum memiliki e-KTP dipastikan bisa terdaftar sebagai pemilih dan menggunakan haknya untuk memilih. "Namun pada pemilihan legistaf (Pileg) 2019 nanti penduduk
sudah diharuskan menggunakan e KTP. Karenanya, pada 2018 ini seluruh masyarakat sudah memiliki e-KTP,” tandasnya.

Mantan Guernur Jatim Imam Utomo menyambut baik kedatangan rombongan coklit. “Saya berharap nanti tim ini bisa bekerja dengan baik. Coklit ini sangat penting untuk pendataan penduduk sebagai pemilih,” pungkas mantan Pangdam V Brawijaya inj. (tis)

 

Sumber : -

Laporan : Try Wahyudi Ary Setyawan

Editor : Red

loading...
Post

Gubernur Riau Coklit Pertama

10 bulan yang lalu