PERANG MELAWAN NARKOBA

Ditemukan Puluhan Gram Sabu dan 24 Butir Ektasi, Oknum Polisi Disersi dan Istri Ditangkap

Image
Monday, 22 January 2018 | 16:33:32 WIB


PEKANBARU( NUSAPOS.COM) -- Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menangkap oknum polisi yang berdinas di Sabhara Polda Riau, bersama istrinya, di Perumahan Yopupa, Jalan Lingkar Danau Buatan, Kecamatan Rumbai Pesisir, Ahad (21/1) sekitar pukul 17.00 WIB.

Oknum polisi yang dicokok itu Briptu dengan inisial DASD. Oknum polisi disersi dan dalam proses PTDH ditangkap bersama istri tercintanya NSN, yang sehari-hari sebagai ibu rumah tangga (IRT).‎

Dari penggerebekan itu Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan dua  paket narkotika jenis sabu sebanyak 51 gram dan  24 butir ekstasi berbentuk cumi-cumi warna merah muda.

Informasi yang dirangkum wartawan dilapangan, penggerebekan yang dikamandoi Kepala Unit (Kanit) Opsnal Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Iptu Noki Loviko dan Ipda Safril dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat yang merasa jengah dengan  sebuah rumah di TKP yang dijadikan tempat penjualan dan penyalahgunaan narkotika.

Informasi penting  inilah yang membuat Iptu Noki dan Ipda Safril melaporkannya ke atasannya, Kepala Satuan (Kasat) Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Deddy Herman SIK.

Laporan ini pun direspon, dan mereka langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pasangan suami istri tersebut.

Didalam rumah itu, polisi melakukan penggeledahan. Dalam penggeledahannya, ditemukan  satu paket narkotika jenis sabu di dalam lemari pakaian, yang disimpan dalam kantong baju PDU tersangka Dedy. Kemudian polisi menemukan 24 butir ekstasi dari dalam sebuah dompet yang terletak dilantai dekat speaker, di kamar belakang rumah tersebut, bersama satu paket kecil lainnya yang berisikan narkotika jenis sabu.‎

‎Terkait dengan hal diatas, belum ada 1 pihakpun di Polresta Pekanbaru yang mau memberikan statmen atas penangkapan tersebut.

Terkait penangkapan oknum Polisi yang berdinas di Shabara Polda Riau inisial DD. Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo, Senin (22/1) siang membenarkan penangkapan oknum tersebut.


Ia mengatakan, saat ini yang bersangkutan masih berstatus sebagai Polisi. Dikarenakan masih dalam proses PTDH. 


''Nanti kalau sudah di PTDH, baru yang bersangkutan berstatus tidak sebagai Polisi,'' ungkap Guntur.


Saat ini lanjutnya, tim Opsnal sedang mendalami dari mana yang bersangkutan mendapatkan narkoba tersebut.


Lebih rinci, sambung Guntur, Dedi disersi karena lebih dari 30 hari tidak masuk kerja. 


''Ia disersi karena tidak masuk kantor tanpa keterangan,'' terangnya.


Atas pengungkapan ini, Kabid Humas mengungkapkan terimakasih atas kepedulian masyarakat memberikan informasi terkait pengungkapan tersebut.


''Dilihat dari barang tersebut, saat ini anggota sedang melakukan pengembangan. Karena diduga narkoba tersebut berasal dari luar negeri,'' pungkasnya

Sumber : -

Laporan : -

Editor : Yudi Waldi

loading...
Post

Gubernur Riau Coklit Pertama

6 bulan yang lalu