Petani Nganjuk Doakan Suara Gus Ipul-Puti Banyak Seperti Padi

Image
Friday, 09 February 2018 | 22:34:40 WIB


NGANJUK (Nusapos.com) - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Puti Guntur Soekarno mengatakan bahwa sektor pertanian adalah soko guru ekonomi. Karena itu sudah Pemerintah harus memperhatikan melalui kebijakan pro-petani.

“Hasil pertanian dinikmati semua orang. Kekuatan sektor ini sangat besar. Jutaan ekonomi rakyat Jawa Timur bergantung pada sektor ini,” kata Puti Guntur Soekarno saat mengikuti panen raya di Desa Sono Ageng, Nganjuk, Jumat (9/2/2018) didampingi Calon Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat dan Calon Wakil Bupati Marhaen Djumadi.

Di depan para petani, cucu Bung Karno itu memperkenalkan pasangannya, Calon Gubernur Saifullah Yusuf, yang menjabat Wakil Gubernur Jawa Timur sejak 2008. “Gus Ipul itu yang ada brengosnya itu lho, Pak, Bu... jangan lupa ya. Sekarang Gus Ipul mendampingi Gubernur Pakde Karwo,” kata Puti.

Dia menyampaikan, Calon Gubernur Gus Ipul dan dirinya tengah mematangkan rencana kebijakan yang pro petani, baik mengenai aspek modal, bibit, pupuk dan sarana produksi pertanian. “Mohon doa restu bapak/ibu. Terutama ibu-ibu, kalau pertanian kuat dan terus tumbuh, maka penghasilan keluarga petani akan terjaga. Begitu kan ibu-ibu, ndak sampai kesulitan,” kata Puti.

“Nanti kalau Mas Novi dan Kang Marhaen terpilih jadi pemimpin pemerintahan di Nganjuk, saya berharap bisa terjadi kolaborasi untuk menyejahterakan petani,” tambah Puti Guntur Soekarno.

Sebelum melakukan panen raya, pasangan Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno mendapatkan doa dari para petani.
“Semoga dukungan suaranya tumbuh subur, seperti padi. Padi atau beras ada di mana-mana, banyak, tak terhitung,” kata Suharto, petani yang juga Kepala Desa Sono Agung, Nganjuk.

Para petani di desa tersebut mencoba bibit padi varietas unggul MSP 9 (Mari Sejahterakan Petani). MSP diciptakan oleh Surono, dan dipromosikan oleh Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, semasa menjabat tahun 2002-2004. “Lahan pertanian terus berkurang, beralih ke pemukiman. Maka, petani harus mengintensifkan potensi panen,” kata Novi, calon Bupati Nganjuk.

Buliran padi MSP terlihat lebih bulat, padat dan lebih besar dibanding varietas lain. “Kami mencoba bibit MSP 9. Ditanam akhir November 2017. Alhamdullilah cuaca bagus. Kami perkirakan, hasil panen akan bertambah dari sebelumnya,” tambah Suwaji, Ketua Kelompok Tani Margo Rukun Abadi, yang punya gawe panen. (tis)

Sumber : -

Laporan : Try Wahyudi Ary Setyawan

Editor : Red

loading...

Whoops, looks like something went wrong.