Ini Rahasia Mbah Biyung Tetap Sehat di Usia 120 Tahun

Image
Monday, 26 February 2018 | 11:33:47 WIB


ROKAN HULU (nusapos.com)-Saat ini, usia manusia terbilang banyak yang singkat. Karena, di usia muda terkadang mereka meninggal dunia karena harus berhadapan dengan berbagai penyakit, yang sumbernya entah darimana.

Namun awetnya usia seseorang juga ditentukan dari hidup disipilin. Seperti halnya sosok Mbah Biyung, yang tinggal bersama anak dan cucunya di DU SKPD RT 08 Rw 02 Dusun 3  Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir kehidupannya memang biasa-biasa saja.

Namun, wanita tua tersebut bukanlah wanita atau nenek sembarangan. Karena, nenek yang kerap tersenyum bila disapa, diketahui usianya sudah 120 tahun. Bila dilihat dari fisik dan awasnya mata sang nenek saat melihat, memang tidak disangka Mbah Biyung ternya usianya lebih satu abad.

Babinkamtibmas Polsek Rambah Hilir Resort Rohul  Bripka Totok Nurdianto SH, Senin (26/2/2018) mengaku juga kaget, ketika dirinya bertamu ke rumah Mbah Biyung beberapa hari lalu.

Karena, Bripka Totok yang beberapa kali meraih piagam penghargaan atas prestasinya baik dari Kapolri, Kapolda Riau maupun Kapolres Rohul dirinya merasa salut dan heran. Karena saat ini, jarang ditemukan orang yang usianya di atas seratus tahunan lebih. Bukan hanya itu saja, juga memiliki fisik yang kuat, serta mampu melaksanakan aktifitasnya sehari hari termasuk laksanakan ibadah Shalat dengan masih berdiri kokoh.

“Kita heran, karena seusia Mbah Biyung capai 120 tahun, dirinya masih mampu melakukan aktifitasnya, baik shalat lima waktu, berbicara, melihat, dan ini menunjukan kuas Allah,”

“Namun, itu tidak terlepas kegigihan Mbah Biyung yang mempertahankan untuk hidup sehat dan melakukan ibadah shalat setiap harinya. Ini jadi pengalaman dan guru yang berharga bagi kita semua. Karena bila ingin hidup awet seperti Mbah Biyung dari sekarang ikuti apa yang sudah dilakukannya,” kata Totok.

“Apalagi di zaman sekarang ini kita tahu bahwa banyak sumber penyakit dan hal hal yang sifatnya tidak sehat bahkan merusak kesehatan "Tegasnya"

‎Saat dikunjungi Bripka Totok,  Mbah Biyung mampu bercerita panjang lebar dengan lancar . Bahkan ingatanya masih kuat dan masih mempunyai semangat hidup yang kuat. Saat itu Mbah Biyung yang biasa disapa Mbah Wek mengaku dirinya lahir sejak masa penjajahan Belanda.

Bahkan  saat ini dirinya tidak mengetaui persis umurnya seratus berapa, namun menurut salah seorang anak terdekatnya yang keseharian nya merawat dan memperhatikan Mbah Biyung menyatakan, dirinya lahir sekitar tahun 1900-an. Mbah Biyung mengaku, dirinya seorang perantau dan hijrah ke Rohul ikut program transmigrasi.

“Mbah hanya melaksanakan ibadah Shalat lima waktu sehari semalam, ditambah shalat Tahajud hingga kini. Lainnya yang selama ini dikerjakannya, menu makanan sejak muda makan  tidak terlalu banyak. Namun lebih banyak mengkonsumsi sayur mayur,buah buahan serta banyak minum air putih yang dimasak dengan kayu,” ungkap Mbah Biyung ke Bripka Totok.  

Bripka Totok juga mengakui, Mbah Biyung hebatnya lagi masih cakap, bahkan memiliki indra keenam. Namun pesan Mbah, yang paling utama tunaikan Shalat 5 waktu.

“Ini sesuatu yang berharga, bukan dilihat dari sisi usianya yang sudah diatas 100 tahun lebih saja, namun dalam melaksanakan ibadah Shalat lima waktu. Serta dikehidupannya sehari-hari dirinya juga memiliki prinsip. Kita bisa mengambil hikmah apa yang sudah diajarkan dan dilaksanakan Mbah Biyung, semoga apa yang kita lihat dan dengan ini bermanfaat,” harap Totok.

Mbah Biyung sendiri kini diurus cucunya Ibu Wati. Bahkan Ibu Wati mengaku, saat ini si Mbah menderita penyakit tumor, hanya saja si Mbah tidak mau dibawa berobat. Kini si Mbah sendiri menyatakan, dirinya tidak merasakan sakit, kini dirinya selalu bersyukur  karena  hingga usia 100 tahun lebih masih mampu berdiri, berjalan, berbicara, melihat dan mendengar.

Sumber : MC Riau

Laporan : -

Editor : Red

loading...