Surau TV

Banner

DARI KLB ASPROV PSSI RIAU 2018

Tugas Berat PSSI Riau, Membangkitkan Batang Terendam

Image
Tuesday, 02 October 2018 | 08:47:08 WIB


PEKANBARU (NUSAPOS.COM)- Husni Thamrin sudah pasti menjadi nakhoda baru Asprov PSSI Riau periode 2018-2022.Setelah pada Kongres Luar Biasa Asosiasi Provinsi PSSI Riau, Sabtu(29/10) lalu, pemilik suara alias voter secara aklamasi memilihnya.

Pada KLB ini, Agus Syamsir juga terpilih menjadi Wakil Ketua Umum.
Selain itu untuk menjalankan roda organisasi Husni Thamrin juga dibantu 7 Executive Committe (Exco).Yakni, H Nasrul, H Nasril, Adri Asril, H Ilyas HU, Rudi Sinaga, Wan Sri Delfikayati dan Bumidin Boy Sabirin.

Tugas berat pun langsung dipikul Husni Thamrin yang juga anggota DPRD Riau ini.Karena usai kongres ia berjanji melakukan pembenahan organisasi dan pembinaan usia muda.

Ya, untuk bidang organisasi, Asprov PSSI Riau harus segera melakukan konsolidasi dengan Askab/Askot di 12 Kabupaten Kota.

Untuk perbaikan organisasi, dalam konsolidasi ini, ASPROV PSSI Riau harus meminta Askot/Askab untuk melakukan pendataan tenaga keolahragaan seperti pelatih, wasit, fisioterapis, measure, dokter olahraga selain atlet atau pemain yang bernaung di klub-klub atau pun di sekolah-sekolah sepakbola.

Hal ini dilakukan untuk pemerataan, sehingga tidak ada daerah yang  merasa tertinggal.Apalagi diera sepakbola Indonesia yang mulai bergairah, dimana PSSI Pusat sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan Filanesia(Filosofi Sepakbola Indonesia).

ASPROV PSSI Riau sebagai perpanjangan tangan PSSI, harus ikut mensosialisasikan filanesia ke 12 kabupaten /kota.Agar pembinaan usia dini dan SDM pelatih bertambah wawasannya bahwa sepakbola terus berkembang tidak stagnan.

Selain SDM pelatih dan atlet, Wasit juga menjadi komponen penting sepakbola.PSSI harus mekakukan penyegaran terhadap para pengadil lapangan hijau ini.

Dan tak kalah penting, Asprov PSSI Riau, juga harus melakukan pendataan terhadap fisioterapis, measure dan dokter olahraga.Karena komponen-komponen ini merupakan pendukung kemajuan olahraga khususnya sepakbola.

Jika, semua itu sudah berjalan, 
Asprov PSSI periode 2018-2022 tentu bakal  memiliki data base  tenaga keolahragaan yang valid.Daerah mana berkembang dengan daerah yang berjalan ditempat bakal kelihatan.Efeknya PSSI dengan mudah melakukan evaluasi.Apakah program kerjanya berjalan sesuai ekspetasi atau tidak bakal kelihatan.

Tentunya untuk meraih keberhasilan itu program PSSI Riau harus berkesinambungan dengan progral Askot/ Askab PSSI di Provinsi Riau.Terutama terkait agenda kompetisi soeratin U 13, U 15 dan U 17.

Dengan  nakhoda baru ini, Asprov PSSI Riau diharapkan bisa membangkitkan batang terendam.Sepakbola /futsal Riau muncul sebagai kekuatan baru di Indonesia, lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.Semoga.

Olahraga Jaya, PSSI maju!

 

Sumber : -

Laporan : -

Editor : Yudi Waldi

loading...