Surau TV

Banner

Babinsa Kelurahan Tanah Datar Kunjungi Panti Asuhan  Bhakti Mufarridhun 

Image
Wednesday, 23 January 2019 | 10:35:41 WIB


Pekanbaru(nusapos.com)-- Sebagai bentuk kemanunggakan TNI dengan rakyat, Bintara Pembina Desa (Babinsa )  Kelurahan Tanah Datar, Pekanbaru  terus melakukan komunikasi sosial di lapangan.

Seperti yang dilakukan Sertu Agus Purwanto dan Serda Edy Priyanto, Rabu (23/1/2019). Babinsa yang dikenal ramah ini  mengunjungi Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun di Jalan Sudirman.

Kedua bintara pembina desa (babinsa) Koramil 02/Kota Kodim 0301/ Pekanbaru ini didampingi Uci Kasi Sosial dan Bagio Kasi Pembangunan  Kelurahan Tanah Datar,  langsung disambut hangat Ketua Panti Asuhan Syasly Landrat.

Rombongan ini pun terlibat pembicaraan dua arah yang membangun, saling melengkapi satu sama lainnya.

Pada kesempatan itu, Sertu Agus Purwanto menyarankan agar anak-anak panti asuhan Bhakti Mufarridhun selain mendapatkan ilmu disekolah juga harus mendapat didikan ilmu agama.

"Kami berharap anak-anak ini sepulang dari sekolah harus mendapatkan ilmu agama.Karena agama sangat penting bagi kehidupan berbangsa terutama tentang akhlak, sopan santun dan etika sehingga kedepan ketika mereka selesai pembinaan panti asuhan  bisa mandiri dan berguna bagi masyarakat terutama dirinya sendiri," katanya.

Senada Serda Edy Priyanto menyebutkan komsos atau kunjungan ini  merupakan  cara pembinaan teritorial (Binter)  dan  menjadi  tugas pokok Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai pelaksana Binter.

"Intinya silaturahmi yang  baik dengan sesama aparat dilapangan maupun dengan masyarakat bisa terjalin.Sehingga mempererat ikatan Kemanunggalan TNI  dengan Rakyat," bebernya.

Disisi lain, Ketua Panti Asuhan Bhakti Mufarridhun Syasli Landrat didepan babinsa dan aparat kelurahan Tanah Datar, menuturkan total jumlah  anak yang dibina panti asuhan berjumlah 35 orang.Terdiri  3 orang tingkat SMA/sederajat, 6 orang bersekolah di SMP dan 24 anak bersekolah di tingkat SD serta dua orang belum bersekolah.

"Mereka semua bersekolah di sekolah swasta, karena kami anak-anak tak memimiki KK dan KTP.Dan pada kesempatan ini kami berharap solusi agar kendala ini teratasi," harapnya.(*)

Sumber : -

Laporan : -

Editor : Yudi Waldi

loading...