Bisnis Baru di Pekanbaru: Cleaning Service ke Rumah-Rumah
Jasa Cleaning Service ke Rumah-Rumah di Pekanbaru Mulai Marak
PEKANBARU - Rumah bersih adalah cerminan pemiliknya. Bagaimana jika si empunya rumah tak punya waktu dan kemampuan bersih-bersih? Inilah peluang bagi jasa cleaning service rumah. Kunci sukses bisnis ini: bisa meraih kepercayaan pelanggan.
Biasanya, urusan bersih-bersih menjadi tugas asisten rumah tangga. Tapi, tak semua area bisa mereka bersihkan. Paling-paling para bibi dan embak sekadar menyapu lantai dan mengelap perabot. Membersihkan perkakas yang lebih rumit, seperti sofa, karpet, spring bed, sampai toilet; butuh pembersih profesional.
Kini, banyak rumah tangga menyerahkan urusan ini pada penyedia jasa cleaning service. Di luar negeri, jasa cleaning service rumah sudah berkembang sejak lama. Di Indonesia, jasa ini sedang berkembang. Salah satu pemainnya adalah Bangun Siswoyo di Pekanbaru, Riau, yang mengusung bendera usaha CV Duta Klindo Persada (Klindocare).
Pria berusia 38 tahun ini mengawali usaha pada 2008 lalu dengan bermodal Rp 20 juta. Awalnya, dia hanya mengandalkan satu mesin vacuum cleaner dan polisher, serta peralatan kebersihan standar, seperti sapu, sikat, dan ember. Bangun hanya membidik segmen rumah tangga.
Meski peralatan minim, laba yang dia peroleh lumayan. Pada awalnya dia hanya mempekerjakan empat orang, tapi kini Bangun memiliki 20 karyawan. Omzet yang dia peroleh mencapai Rp 40 juta per bulan dengan margin laba bersih 30%, setara Rp 12 juta per bulan. Soal balik modal, Bangun mengaku tak sampai setahun modalnya sudah kembali.
Sofyan Alexander, 28 tahun, pemilik jasa cleaning service PT Bintang Putra Alexander (BAPA Cleaning Service) yang berlokasi di Tangerang juga mulai melirik bisnis bersih-bersih rumah ini. Sejak berdiri tahun 2009, Sofyan cuma melayani pelanggan korporat. Berhubung permintaan dari segmen rumah tangga cukup banyak, sejak sebulan lalu dia ikut menjajal pasar ini. â??Saking banyaknya permintaan, belum bisa kami layani semua. Tahun depan akan kami geluti lebih serius,â? kata Sofyan.
Karena baru sebulan, Sofyan belum mau menyebutkan omzet dari jasa cleaning service rumah tangga ini. Yang jelas, dari pelanggan korporasi, dia sudah bisa mengantongi omzet Rp 100 juta per bulan.
Pemain lain bisnis ini adalah PT Gita Kartika Buana (Kirby Cleaning Service) di Jakarta. Si pemilik, Heru Santoso, telah mengawali usaha ini sejak krisis tahun 1997. Heru enggan menyebut modal awal, tapi kini omzetnya Rp 90 juta per bulan. Dari jumlah itu, sekitar 60% atau Rp 54 juta per bulan berasal dari pelanggan rumah tangga dan selebihnya dari korporat. â??Laba sekitar 50%,â? jelas dia.
Para pelaku usaha bersih-bersih bilang, peluang bisnis jasa cleaning service rumah tangga cukup cerah karena pasarnya teramat lebar. Bagaimana, Anda tertarik mencoba? Ada beberapa kiat dari para pelaku bisnis ini yang bisa Anda serap.
Peralatan
Modal usaha ini paling banyak terserap untuk belanja peralatan. Selain sapu, pengki, sikat, kain pel, kain lap, dan ember, Anda juga perlu membeli mesin vacuum cleaner penyedot debu. Alat lain adalah polisher untuk memoles permukaan keramik, marmer, teraso, atau granit. Harga kedua alat itu cukup mahal.
Tapi, tenang saja, kalau dana terbatas, Anda bisa membeli peralatan bekas. Menurut Bangun, harga vacuum cleaner bekas sekitar Rp 2 juta, sedangkan perkakas baru Rp 6 juta.
Adapun harga mesin polisher bekas sekitar Rp 5 juta per unit. Harga mesin polisher baru bisa mencapai Rp 15 juta. â??Harga tergantung merek,â? ujar dia.
Read more info "Bisnis Baru di Pekanbaru: Cleaning Service ke Rumah-Rumah" on the next page :
Editor :Tim NP