LAM Rohul Akan Evaluasi Pelajaran Muatan Lokal di Sekolah-sekolah
ROKAN HULU-Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), akan lakukan evaluasi terkait penerapan mata pelajaran muatan lokal di Kelas IV, V, VI dan tingkat SLTP di Rohul yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2012 lalu.
"Nanti dari evaluasi itu, kita akan melihat, sudah sejauh mana perkembangan penerapan mata pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah. Apalagi, kita sudah terapkan sejak tahun 2012 lalu, sehingga perlunya dievaluasi," kata Ketua LAM Rohul, H Tengku Rafli Armien, S.Sos, Senin (26/10/2015) di Pasir Pangaraian.
Mata pelajaran muatan lokal yang diterapkan di sekolah-sekolah menurut Tengku Rafli, merupakan program LAM bersama Pemkab Rohul. Dimana mata pelajaran muatan lokal terdiri dari bahasa Malayu Rohul, Budaya Daerah serta sejarah daerah Rohul atau bentuk kearifan lokal.
Bahkan menurut Tengku Rafli lagi, buku-buku muatan lokal itu sendiri, disusun LAM Rohul dan sudah dicetak Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) Rohul lalu disebarkan ke seluruh sekolah-sekolah.
“Program LAM untuk mata pelajaran muatan lokal bisa masuk sekolah, sebagai bentuk agar anak-anak sebagai generasi penerus bisa memahami ahasa Malayu Rohul, Budaya Daerah serta sejarah daerah Rohul. Kita juga ingin melihat, bagaimana perkembangan pelajaran muatan lokal di sekolah-sekolah, berjalan atau perlu pembinaan lagi,” harap Tengku Rafli.
Ia berharap, dengan adanya pelajaran muatan lokal bisa masuk sekolah-sekolah, kedepannya baik budaya, bahasa dan sejarah negeri seribu suluk bisa terus diwariskan ke generasi muda di Rohul. (van)
Editor :Tim NP