Menilik Misteri Makam Datuk Rambai dan Tradisi Tolak Bala Atib Rambai
Selain itu disana juga terkenal dengan tradisi Atib Rambai yang dilaksankan hari ke tiga saat idul fitri. Pada awalnya tradisi ini merupakan tradiri yang dilakukan untuk menolak bala atau menolak masalah, karna pada saat itu ada suatu penyakit yang dinamakan penyakit Toun atau penyakit kudis yang sulit disembuhkan, sehingga makam yang dikramat tersebut didoakan atau berzikir secara bersama sama dengan menggunakan sampan melewati sungai dari makam datuk rambai ke kuala tujuannya meminta pada tuhan yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari penyakit tersebut. Beberapa hari setelah melakukan zikir tersebut penyakit yang mewabah hampir diseluruh desa perlahan bisa sembuh. Sehingga tradisi tersebut dilanjutkan hingga saat ini.
Saat ini tempat tersebut menjadi salah satu tempat yang sangat dijaga, karena simbol makam dari Tengku Abdullah Pasai ini berada di pinggir sungai maka pemerintah pada masa sekarang membangun bendungan untuk menjaga agar air sungai tidak bisa merusak makam tersebut. Selain menjadi tempat yang dikramatkan makam ini juga menjadi salah satu objek wisata religi yang ada disana karena juga bisa menjadi tempat spot foto dan sekaligus bisa berdoa dimakam tersebut atau untuk membayar niat/nazar.
Read more info "Menilik Misteri Makam Datuk Rambai dan Tradisi Tolak Bala Atib Rambai" on the next page :
Editor :Tim NP
Source : Artikel Nuraina Mahasiswi s1 Pendidikan Sejarah Universitas Riau