Pesona Rumah Adat Melayu Riau dengan Selembayung
Rumah Adat Melayu Riau dengan Selembayung yang Terletak Bersilangan pada Kedua Ujung Perabung Bangunan
Ada pula corak yang bersumber dari bentuk-bentuk tertentu yakni wajik (belah ketupat), lingkaran, kubus, segi, dan lain-lain. Di samping itu, ada juga corak kaligrafi yang diambil dari kitab Alquran. Pengembangan corak-corak dasar itu, di satu sisi memperkaya bentuk hiasan. Di sisi lain, pengembangan itu juga memperkaya nilai falsafah yang terkandung di dalamnya.
RAGAM ORNAMEN
Bangunan BALAI ADAT MELAYU RIAU pada umumnya diberi ragam hiasan, mulai dari pintu,jendelah, ventilasi sampai kepuncak atap bangunan, ragam hias disesuaikan dengan makna dari setiap ukiran.
Selembayung
Selembayung disebut juga “ selo bayung “ dan “tanduk buang”, adalah hiasan yang terletak bersilangan pada kedua ujung perabung bangunan. Pada bangunan balai adat melayu ini setiap pertemuan sudut atap di beri selembayung yang terbuat dari ukiran kayu.
Hiasan pada pintu dan jendela
Hiasan pada bagian atas pintu dan jendela yang disebut”lambai-lambai”,melambangkan sikap ramah tamah. Hiasan “Klik-klik” disebut kisi-kisi dan jerajak pada jendela dan pagar.
(nusapos.com/Andra/rls)
Read more info "Pesona Rumah Adat Melayu Riau dengan Selembayung" on the next page :
Editor :Tim NP