Realisasi Investasi Provinsi Riau Tahun 2020 Tembus 49,64 Triliun
ilustrasi
Kemudian, realisasi investasi PMDN dan PMA periode triwulan IV tahun 2020 berdasarkan sektor usaha (5 besar) adalah, Tanaman pangan, perkebunan dan peternakan Rp5,76 triliun atau 41,61 persen, Konstruksi Rp2,89 triliun atau 20,86 persen, Industri kimia dan farmasi, Rp1,63 triliun atau 11,75 persen, Listrik, gas dan Air, Rp1,57 triliun atau 11,36 persen, Industri makanan, Rp1,30 triliun atau 9,35 persen.
Dengan begitu, capaian realisasi investasi PMA dan PMDN periode Januari - Desember tahun 2020 mencapai Rp49,64 triliun (dari target realisasi investasi tahun 2020 sebesar Rp40,8 triliun, telah tercapai 121,67 persen, terdiri atas realisasi investasi PMDN sebesar 34,12 triliun, menempatkan Provinsi Riau pada peringkat 4 (empat) secara nasional dan realisasi invesatasi PMA sebesar US$1.077,98 juta atau setara dengan Rp15,52 triliun menjadikan provinsi Riau berada pada posisi ke 11 (sebelas) sebagai penyumbang investasi PMA secara Nasional.
Berdasarkan lokasi DPMPTSP provinsi Riau mencatat kabupaten/kota 5 (lima) besar kontributor penyumbang investasi (PMDN & PMA) selama periode januari – Desember tahun 2020 adalah sebagai berikut, Kota Dumai (Rp12,96 triliun atau 26,11 persen), Kabupaten Kampar (Rp7,58 triliun atau 15,27 persen), Kabupaten Bengkalis (Rp5,26 triliun atau 10,61 persen), Kota Pekanbaru (Rp5,19 triliun atau 10,46 persen), Kabupaten Pelalawan (Rp4,74 triliun atau 9,56 persen).
DPMPTSP Provinsi Riau mencatat capaian realisasi investasi Asing periode (Januari – Desember) 2020 sebesar US$1.077,98 juta atau setara dengan Rp15,52 triliun. Adapun lima besar negara asal PMA yang berkontribusi dalam investasi asing adalah sebagai berikut, Singapura (US$553,78 juta atau 51,37 persen), Malaysia (US$366,11 juta atau 33,96 persen), Bermuda (US$ 122,27 atau 11,34 persen), British Virgin Island (US$23,09 juta atau 2,14 persen), dan Mauritius (US$5,03 juta atau 0,47 persen).
Sedangkan lima sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar untuk periode Januari-Desember 2019, antara lain, konstruksi (Rp13,55 triliun atau 27,30 persen), tanaman pangan, perkebunan dan peternakan (Rp 11,10 triliun atau 22,37 persen), industri kimia dan farmasi (Rp 8,07 triliun atau 16,25 persen), industri makanan (Rp 7,45 triliun atau 15,00 persen), Listrik, gas dan air (Rp3,92 triliun atau 7,90 persen).
Read more info "Realisasi Investasi Provinsi Riau Tahun 2020 Tembus 49,64 Triliun" on the next page :
Editor :Tim NP
Source : mcr