Pasar Kaget Menjadi Agenda Tetap Berbelanja Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah
Salah Satu Lokasi Pasar Kaget atau Pasar Rakyat di Pekanbaru
Ada banyak alasan kenapa ibu-ibu suka banget belanja di pasar kaget ini. Antara lain harganya yang sangat miring ,apalagi kalau dibandingkan dengan belanja di mall. selain itu sayur mayur, ikan-ikan dan barang lainnya masih dalam keadaan segar. bahkan sayuran tak jarang baru dipetik dari kebunnya. Di sini ibu-ibu juga sering bertemu dan berpapasan dengan para tetangga dan orang orang se kelurahan yang dikenal tapi jarang ketemu kalau di hari biasa. jadi di pasar kaget sekalian menyambung silaturrahim.
ibu excited banget kalau sudah belanja di pasar ini. rasanya semua mau di beli. malahan ibu ngerasa kayak main "alek alek an" (baca: permainan jual beli waktu masih kecil kecil dulu). Kalau belanja di pasar ini, ibu pasti gak nawar nawar lagi . berapa pun yang ditaruh penjual langsung ibu beli. yaah itung itung meningkatkan pendapatan penjual pasar tradisional yang nota bene adalah pedagang kecil :) lagian harga nya masuk akal kok. berikut daftar harga barang yang ibu ketahui seminggu terakhir di pasar kaget:
cabai merah bukittinggi : Rp. 8.000/kg
tauge Rp. 8000/kg
tempe Rp. 5.000 per potong besar
telur ayam ras Rp. 26.000 - 28.000 per papan (( 30 buah) ukuran besar))
Telur puyuh Rp. 10.000 per bungkus ( 26 biji)
bawang merah Rp. 12.000/ kg
bawang putih Rp. 24.000/kg
sayur sayuran Rp. 1000 per ikat
Daun sup+bawang prai Rp. 2000 / 3 ikat daann banyak lagi hehehe....
Kalau baju baju dan aksesoris lainnya, ibu-ibu gak pernah beli karena keliatannya kualitasnya masih di bawah standar.
Naah lucuukan belanja di pasar kaget, rasanya seperti di kampung-kampung saja ada pasar tradisional yang benar-benar tradisional. Apalagi sekarang di Pekanbaru yang semakin metropolitan dengan kemegahan pembangunan di mana-mana rasanya agak sulit menemukan pasar tradisional yang "kekeluargaan" seperti ini.
Kaum ibu-ibu berharap mudah -mudahan pasar kaget ini akan terus bertahan sampai kapan pun, meski pasar -pasar tradisional lainnya telah berubah menjadi pasar modern dengan dalih peremajaan. Supaya ibu masih terus bisa mengenalkan pasar kaget ini ke generasi muda. Kaum Ibu ingin melatih putra putrinya agar terbiasa dengan berbelanja di pasar tradisional dan belajar menyukai produk tempatan/lokal.
(nusapos.com/Andra)
Read more info "Pasar Kaget Menjadi Agenda Tetap Berbelanja Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah" on the next page :
Editor :Tim NP