Pria Muda di Tembilahan Akhiri Hidupnya Dengan Gantung Diri
Korban ini tercatat sebagai warga Jalan Sungai Beringin Kelurahan Sungai Beringin Kecamatan Tembilahan.
Namun saat ini, ia tinggal bersama keluarganya, Abdurahman (52) jalan Tanjung Harapan Lorong Tanjung Jati, Tembilahan.
Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK melalui Kapolsek Tembilahan IPTU Zulhendra mengatakan, aksi nekatnya itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB.Awalnya, korban meminta izin keluar rumah kepada saksi (Abdurrahman) untuk melaksanakan solat maghrib di Mesjid terdekat.
Tak lama kemudian, saksipun pergi keluar rumah untuk menjenguk saudaranya yang sedang sakit.Selanjutnya sekitar pukul 21.00 WIB, saksi kembali ke rumah. Ketika masuk ke dalam, saksi sangat terkejut karena melihat korban telah tergantung menggunakan tali nilon warna hijau, di broti dapur rumah.
Bergegas setengah berlari, saksi langsung pergi untuk memberitahu orang tua kandung korban yang bernama Junaidi dan keluarga lainnya. Kemudian anggota kepolisian Polsek Tembilahan bersama anggota Identifikasi Sat Reskrim Polres Inhil datang untuk melakukan olah TKP dan menurunkan jenazah korban.
"Jenazah selanjutnya dibawa kerumah sakit RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan VER yang dilakukan oleh dr. R. Della Marta dan dr. Tio Simangunsong. Dari pemeriksaan didapat hasil yaitu ditemukan tanda-tanda orang gantung diri pada jenazah korban," kata Kapolsek.
Setelah VER selesai dilakukan, selanjutnya jenazah korban diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan."Dari keterangan keluarga, diketahui korban sedang menderita gangguan jiwa dan akhir-akhir ini sering terlihat termenung, namun penyebab korban nekat gantung diri masih dalam penyelidikan," tutupnya.(np/mcriau)