Carnaval pawai patung binatang dalam rangka HUT Rokan Hulu menuai kritikan di media sosial
Carnaval Pawai Patung Binatang dalam rangka HUT rokan hulu menuai kritikan di media sosial
PASIR PANGARAIAN- Event Rohul Creativ Carnival (RCC) yang digelar pemkab Rohul dalam Rangka menyambut Hut Rohul Ke 16, menjadi Bahan pergunjingan di media sosial. Para Netizen menilai, Carnaval yang akan menampilkan berbagai patung Binatang tidak sesuai dengan Karakter Rohul sebagai negeri seribu karena bertentangan dengan syariat islam.
"Katanya Rohul negeri seribu suluk,tapi kok ada rencana pawai patung!!! Bukan kah hal tersebut merupakan kebiasaan kaum kafir jahiliyah dimasa lalu yang suka mengarak-arak patung binatang," Tulis seorang Netizen Putri Abdilah di dinding Facebooknya.
Dalam tulisanya, putri memintan para ulama negeri ini untuk menjelaskan apakah Carnaval patung ini dilarang dalam agama atau tidak. Karena sebagai ulama sudah seharusnya menegakan amar ma"ruf nahi mungkar. Putri mengaku kawatir, jika tidak dijelaskan arak-arakan pawai patung ini seolah-olah menjadi pembenaran dan terus dilakukan di masa-masa yang akan datang.
Read more info "Carnaval pawai patung binatang dalam rangka HUT Rokan Hulu menuai kritikan di media sosial" on the next page :
Editor :Tim NP