Dinas DPMPTSP Buka Konsultasi Publik Guna Penyusunan RUPM Kabupaten Bengkalis
Keterangan foto : Kadis DPMPTSP Kab. Bengkalis Basuki Rahmat
Bengkalis-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) ,Basuki Rahmat selaku Kepala Dinas, Mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis H Bustami HY berharap dalam penyusunan Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) , Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bengkalis harus menyusun langkah langkah strategis dan memberikan arah serta pedoman kebijakan investasi di Negeri Junjungan Kab Bengkalis nanti nya.

"Ucap beliau karena melalui penyusunan rencana umum penanaman modal yang akan disusun inilah nantinya akan dapat menghasilkan dokumen perencanaan jangka panjang yang bersifat komplementer
terhadap perencanaan sektoral, sehingga dapat berfungsi dalam mensinergikan dan mengoperasionalkan seluruh kepentingan sektoral di Bidang Penanaman Modal di Kabupaten Bengkalis, sehingga tidak akan
terjadi tumpang tindih dengan penetapan prioritas dari sektor-sektor yang akan dipromosikan," kata H Bustami saat menyampaikan sambutannya pada acara Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Umum
Penanaman Modal Kabupaten Bengkalis, yang di selenggarakan Ruang Rapat Hang Tuah Lantai II Kantor Bupati Bengkalis,Pada senin (8/8/2022).

Sebagaimana kita ketahui lanjut H Bustami bahwa secara umum, RUPM memiliki tujuh elemen utama dan peta aksi sebagai langkah strategis yang akan ditempuh oleh pemerintah dalam rangka mencapai visi penanaman modal nasional “maju dan sejahtera”. Meliputi iklim penanaman modal, persebaran penanaman modal, fokus pengembangan pangan, infrastruktur dan energi, penanaman modal yang berwawasan lingkungan, pemberdayaan UMKM dan koperasi, pemberian fasilitas, kemudahan dan/atau insentif penanaman modal, dan promosi penanaman modal.

Sementara peta RUPM berisikan rencana aksi dalam rangka pencapaian visi dan misi yang terbagi dalam empat fase yakni fase pengembangan penanaman modal yang relatif mudah dan cepat menghasilkan, fase percepatan pembangunan infrastruktur dan energi, fase pengembangan industri berskala besar, dan fase pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan.

RUPM kab Bengkalis ini memiliki visi agar dapat mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang sejahtera melalui penanaman modal yang berkelanjutan dan berdaya saing. “Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan arah
perencanaan penanaman modal yang jelas dalam jangka panjang yang termuat dalam sebuah dokumen Rencana Umum Penanaman Modal. Hal tersebut sesuai pula dengan ketentuan tentang Penanaman Modal, yang menyatakan bahwa Pemerintah menetapkan kebijakan dasar penanaman modal dengan Pemberian fasilitas, kemudahan serta mempromosikan juga dari segi aspek dalam membangun iklim penanaman modal yang berdaya saing.
Selain itu, untuk menarik investasi di Kabupaten Bengkalis kita juga perlu adanya inovasi berupa
kemudahan-kemudahan, pengembangan kegiatan-kegiatan ekonomi yang bisa mengubah keunggulan komparatif menjadi keunggulan kompetitif, sehingga tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeseimbangan serta terbangunnya struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif, dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Bengkalis Bermarwah, Maju dan Sejahtera.

"Dengan demikian kami harapkan seluruh perangkat daerah agar berkolaborasi dan berkerja keras menjadi motor penggerak menciptakan Kabupaten Bengkalis ini sebagai wilayah yang ramah investasi," pungkas H Bustami.

Turut dihadir juga Anggota Komisi III DPRD Bengkalis Laurensius Tampubolon beserta Narasumber kegiatan dari Pusat Studi Industri dan Perkotaan UNRI, Meyzi Heriyanto dan Rendra Wasnury, Kepala DPMPTSP Kabupaten Bengkalis Basuki Rakhmad dan Kepala Perangkat Daerah Di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Bengkalis.(Galeri/Jusriyal)

Editor :Tim NP
Source : Galeri