Incar Investasi, Rombongan Raja Salman akan Gerilya ke Daerah
kenegaraan ke Indonesia. Raja Salman membawa 1.500 pengusaha, 10
menteri, dan 25 pangeran dalam kunjungannya ke Indonesia.
Nantinya
usai melakukan kunjungan secara kenegaraan sejak tanggal 1-3 Maret,
tanggal 4-9 Maret Raja Salman akan berada di Bali untuk berlibur.
Setelah Raja Salman kembali ke negaranya, rombongan yang terdiri dari
1.500 pengusaha, pangeran sekaligus menteri diagendakan akan ke
daerah-daerah di Indonesia untuk meninjau peluang investasi.
Daerah-daerah
yang diincar investor asal Timur Tengah ini untuk berlibur sekaligus
mencari potensi investasi misalnya Padang, Bangka Belitung, Medan, dan
Lombok. Rombongan ini diperkirakan akan menghabiskan waktu untuk
berlibur dan berkeliling mengincar potensi investasi di daerah selama 4
hari 3 malam.
"Selain berlibur, pengusaha juga menjajaki
potensi-potensi investasi mereka. Jadi artinya setelah rajanya pulang,
mereka bertebaran ke mana-mana, sebagian ada yang survei tempat
investasi, sebagian juga mereka jalan-jalan," kata Ketua Umum Asosiasi
Agen Tur dan Perjalanan Indonesia (ASITA), Asnawi Bahar, Senin 27
Februari 2017.
Ia mengatakan telah mendapatkan 50 pesanan paket perjalanan ke Padang dari rombongan yang mencapai seribuan orang tersebut.
Nantinya,
rombongan ini akan berlibur di tempat wisata yang dikoordinasikan
dengan Pemda setempat. Yang pasti dia menyebut akan berlibur di area
terbatas yang sudah di block khusus untuk rombongan ini.
Rombongan
ini akan mendapatkan pelayanan kelas premium, dimulai dari hotel
bintang lima, transportasi, hingga layanan wisata. Diperkirakan setiap
orang dikenakan tarif sekitar Rp 7-8 juta, bahkan bisa mencapai Rp 10
juta untuk pelayanan tersebut.
Seperti diketahui, Pemerintah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan kedatangan Raja Arab Saudi,
Salman bin Abdulaziz Al-Saud memberikan dampak besar ke perekenomian.
Ditargetkan investasi masuk ke dalam negeri sebesar US$ 25 miliar atau
Rp 332,5 triliun (kurs Rp 13.300/US$).
Sumber: Detik.com