DBD Makan Korban, Pemerintah Diminta Lebih Serius Tangani DBD
nyamuj penyebar dbd
PEKANBARU- Pemerintah kabupaten/kota maupun provinsi diminta untuk lebih serius dalam menangani penyakit Demam Berdarah Dengue atau DBD. Apalagi saat ini, tercatat sudah empat orang yang informasinya menjadi korban dari penyakit tersebut.
"Ini persoalan yang mesti kita hadapi bersama. DBD ini bukanlah penyakit biasa, penyakit yang bisa membawa kematian," kata Ade Hartati Rahmat, anggota Komisi E DPRD Riau kepada riauterkinicom, Jumat (05/02/16).
Selaku komisi yang membidangi kesehatan, pihaknya terus mendorong koordinasi pemerintah kabupaten/kota dengan pemerintah Provinsi Riau. Termasuk jika anggaran untuk itu, sangat terbatas dimiliki pemerintah kabupaten/kota.
"Penyakit DBD ini ditimbulkan oleh nyamuk dan biasanya terjadi di musim hujan atau musim saat ini yang kita rasakan. Jika anggaran di kabupaten/kota terbatas, segeralah koordinasikan dengan pemerintah provinsi," ungkapnya.
Di samping itu, ketua Fraksi PAN DPRD Riau ini menghimbau kepada masyarakat Riau agar senatiasa melakukan 3 M (Menguras, Menutup dan Mengubur). Serta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
"Sistem Fogging mesti digalakkan selalu, tapi Fogging ini kan hanya memberantas nyamuk penular DBD, hanya membunuh nyamuk dewasa yang pada hari-hari berikutnya, akan menetas nyamuk-nyamuk baru lagi," tutupnya. (fr/rtc)
Editor :Tim NP