Menteri ESDM : Pemerintah Minta, Harga Listrik Dapat Dijangkau oleh Masyarakat
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap 75 MegaWatt di Desa Mattirotasi dan Lainungan, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap, Sabtu (30/09/17).
Dalam kunjungannya ke lokasi tersebut, Jonan memantau kemajuan PLTB pertama di Indonesia yang dikembangkan oleh PT. UPC Sidrap Bayu Energi dengan investasi senilai USD 150 juta atau 1.5 triliun rupiah lebih dengan jumlah mesin turbin 30 serta setiap plat berkapasitas 2.5 MW WTG dan menara atau badan turbin berbahan dasar baja setinggi 80 meter.
Turbin yang digunakan adalah turbin angin Kelas IIA dengan panjang (jari-jari) baling-baling 57 meter, sehingga total tinggi pembangkit mencapai 137 meter.
Menteri ESDM Ignasius Jonan meminta kepada Pihak perusahaan UPC dan PLN kiranya harga listrik yang di jual kepada masyarakat dapat terjangkau.
"Intinya Pemerintah Hanya punya satu permintaan yakni harga listrik bisa terjangkau" Ungkap Ignasius Jonan.
Selai dari itu juga, Mantan Menteri Perhubungan tersebut juga, mengapresiasi seluruh pihak, terutama kepada Bupati Sidrap atas semua dukungan sehingga pembangunan proyek PLTB pertama di Indonesia ini sesuai rencana.
Sementara Bupati Sidrap Rusdi Masse mengatakan, kehadiran pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) pertama di Indonesia ini, akan menjadikan Sidrap sebagai lumbung listrik di wilayah sulawesi selatan.
"Kami gembira dan sangat bangga, setelah kabupaten sidrap sebagai lumbung beras, telur dan sapi, kini Sidrap menjadi lumbung listrik. Ini demi kemajuan Sidrap, untuk kemandirian energi di Indonesia" Kata Rusdi Masse.
Bupati Sidrap dua periode tersebut menambahkan, untuk nilai investasi proyek PLTB Sidrap sebesar Rp.1,5 triliun atau senilai 150 juta dollar Amerika Serikat. Proyek ini juga merupakan bagian dari program Nasional 35.000 megawatt masa kerja Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Jusuf Kalla.
Menurut CEO UPC Renewables, Brian Caffyn, membangun PLTB di Indonesia menjadi tantangan tersendiri.
"Beberapa pihak menyangsikan ini dapat berjalan, tapi saya menyukai tantangan, menyukai tempat ini, juga menyukai orang-orang disini, itu yang selalu memotivasi saya untuk membuktikan kepada semua pihak bahwa kami bisa" ungkap CEO UPC.
Pemerintah Kabupaten Sidrap telah menyetujui dan menandatangani kerja sama kembali dengan PT. UPC Renewables untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu fase kedua di Kabupaten Sidrap yang rencanannya akan dibangun kembali Tahun 2018 mendatang dengan Total Investasi dibawah Total Investasi PLTB pertama sebesar Rp. 1.5 Triliun.(rri)
Editor :Tim NP