Gerah Dengan Kelakuan Imigran, Politisi Gerindra Meminta Rundenim Memperketat Pengawasan
Gerah Dengan Kelakuan Imigran, Politisi Gerindra Meminta Rundenim Memperketat Pengawasan
PEKANBARU- Legislator Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Pekanbaru, Taufik Arrahman meminta pada pihak Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi) Kota Pekanbaru untuk lebih memperketat keberadaan para Imigran yang ada.
Pasalnya untuk saat ini aktivitasnya dipandang sudah terlalu bebas yang ditandai banyaknya kejahatan dilakukan.
"Memang ini sudah lama menggantung di daerah kita. Secara kemanusian memang perlu dibantu, tapi ini perlu juga dilakukan lokalisir. Karena keberadaan mereka jelas tanpa dilenngkapi dokumen yang sah atau jelas. Keluar-masuk dari Rudenim harus dijaga tidak bebas berkeliaran", jelasnya.
Dikatakan juga oleh Politisi Gerindra ini, akibat terlalu bebas yang terjadi, maka timbullah berbagai pemberitaan kejahatan yang terjadi. Baik sebagai Gigolo maupun ada melakukan kawin kontrak.
"Inilah yang harus dilakukan pembatasan terhadap keberadaan mereka. Lokalisir ke suatu tempat memang cara tepat, tapi bukan jadi beban kita, tapi international", tambahnya.
Lebih jauh disampaikan juga oleh Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau ini, pengawasan melekat ada pada pihak Rudenim. Jadi harus ketat dalam pengawasan. Tidak bisa keluar seenaknya.
Sebagaimana yang diberitakan, jumlah imigran yang ada di Rudenim Pekanbaru saat ini berjumlah sekitar 900 orang lebih. Merupakan asal Negara Pakistan dan Afganistan yang mencari suaka ingin ke Australia. (fr/rls)
Editor :Tim NP