Parlementaria
DPRD Bintan Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Ranperda APBD 2021
Sementara, belanja daerah diestimasikan sebesar Rp 1.217.754.366.769,-. Dari total belanja daerah itu, proyeksi belanja tidak langsung Rp654,242 miliar. Sedangkan belanja langsung diproyeksikan pada tahun 2021 sebesar Rp563,512 miliar.
“Kalau kita lihat dari Ranperda yang diajukan Pemkab Bintan, belanja pada tahun 2021 nanti, melebihi Rp1,2 triliun. Kalau dibandingkan pendapatan, ada defisit sekitar Rp62,095 miliar. Itu kita tutupi dari Silpa yang diestimasikan sebesar Rp63,695 miliar. Dengan penyertaan modal sebesar Rp1,6 miliar,” tegas Agus Wibowo
Agus mengatakan, penyerahan nota keuangan Ranperda APBD 2021, sedikit lambat, setelah penandatanganan nota kesepahaman KUA dan PPAS tahun anggaran 2021. Sebab, ada beberapa aturan keuangan yang harus dijalankan.
Agus menjelaskan, tahun 2021 nanti, semua kegiatan yang dialokasikan mesti sudah masuk input data. Entry data dilakukan sebelum penyampaikan RAPBD.
“Makanya lama pengajuannya (APBD 2021). Nah, dalam pembahasan nanti, akan cek lagi. Kami bakal lembur membahas APBD 2021 ini. Kita targetkan, Senin (30/11) sudah selesai, dan disahkan. Biar lah lembur siang malam, asalkan kita tak kena penalti,” tutupnya.
Read more info "DPRD Bintan Gelar Rapat Paripurna Penyerahan Ranperda APBD 2021" on the next page :
Editor :Tim NP
Source : -