200 Siswa SMP Tambang Ikuti Penyuluhan Incakap dan Narkoba
200 Siswa SMP Tambang Ikuti Penyuluhan Incakap dan Narkoba
KAMPAR - Sebanyak 200 siswa-siswi dari Dua SMP di Desa Tarai Bangun Kecamatan Tambang, Kabuten Kampar mengikuti penyuluhan Internet Sehat, Cerdas, Kreatif dan Produktif (Incakap) dan penyuluhan bahaya penyalahgunaan Narkotika dan Obat-obat terlarang (Narkoba).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Riau Ir H Yogi Getri dalam sambutannya diwakili oleh Kepala UPT Media Center Diskominfo Mastar Mahad mengatakan, internet memiliki banyak manfaat bagi siswa, diantaranya sebagai sumber informasi dan ilmu pengetahuan sehingga siswa dapat mencari informasi yang berhubungan dengan materi di sekolah dan membantu siswa dalam menyelesaikan tugas dengan mudah.
Hal tersebut dapat membuat siswa lebih kreatif dan aktif dalam mencari informasi dan ilmu pengetahuan. Namun, perkembangan teknologi saat ini bagaikan dua mata pisau yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Tak bisa dipungkiri bahwa di balik manfaat internet, juga menimbulkan banyak mudarat dan dampak yang mengkhawatirkan, mulai dari pornografi, kasus penipuan, dan kekerasan yang semua bermula dari dunia maya," kata Dia.
Semua permasalahan tersebut, menurutnya harus mendapat penanganan serius agar dampak negatif dari internet dapat diminimalkan. Karena penggunaan internet secara positif dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi penggunanya karena bisa meningkatkan daya kompetisi. "Oleh karena itu, para siswa diharapkan dapat lebih bijak dalam penggunaan internet sehingga manfaat maksimal dapat diperoleh,"ujarnya.
Dia menambhkan, tidak hanya dampak negatif perkembangan teknologi informasi seperti internet di kalangan pelajar yang semakin meresahkan. Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di kalangan pelajar pun demikian. Di indonesia jumlah pengguna narkoba begitu besar dan semakin hari makin mengkhawatirkan.
"Penyalahgunaan narkotika dan zat aditif ini tentu membawa dampak yang luas dan kompleks, seperti perubahan perilaku, gangguan kesehatan, menurunnya produktivitas secara drastis, kriminalitasdan tindak kekerasan lainnya. Karena itulah, penggunaan narkoba, khususnya kepada para pelajar yang merupakan generasi muda penerus bangsa harus menjadi perhatian semua pihak," himbaunya.
Untuk diketahui bahwa pengguna narkoba lebih didominasi oleh para remaja dan anak sekolah. Padahal konsumsi narkoba bagi para pelajar tidak ada manfaatnya sama sekali, bahkan berdampak buruk bagi kesehatan karena menyerang saraf otak. Akibatnya otak menjadi tumpul, kemampuan berpikir menjadi lemah sehingga merusak masa depan.
"Oleh karena itu saya mengharapkan kepada para pelajar, jangan sekali-kali mencoba narkoba karena sekali mencoba pasti ketagihan," harapnya.
Kepala UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kec Tambang diwakili kepala SMP N 04 Desa Tarai Bangun Kecamatan tambang Zamira, M.Pd minta kepada peserta utk mengikuti kegiatan ini secara serius dan seksama.
"Ikuti kegiatan ini dengan serius, karena ini sangat bermanfaat untuk kita semua," ajaknya.
Sementara Ketua Pelaksana acara yang juga merupakan Kasubbag Tata Usaha UPT Media Center Lisya Elvira Salami, menjelaskan kalau Roadshow yang dilaksanakan Diskominfo Riau ini berlangsung di SMPN 04 Jalan Mahkota Riau Raya Desa Tarai Bangun, selain siswa-siswi dari SMPN 004, kegiatan ini juga diikuti oleh siswa-siswi SMPN 03. Ikut serta juga para guru dari Kedua sekolah tersebut.
"Kegiatan ini meghadirkan narasumber, yakni Dr Ir Adiwirman MS, dari Universitas Riau dan Alpian Alimuddin SE MSi, Penyuluh Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau," ungkapnya.(fr/rls)
Editor :Tim NP