BKKKS Riau Lakukan Nota Kesepakatan Dalam Menangani Masalah Sosial
Ketua Umum BKKKS Riau Sisilita menerima bantuan untuk anak anak Panti Asuhan dari Bank Muamalah Cabang Pekanbaru Syaifullah Asyik
Pekanbaru - Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial ( BKKKS ) Provinsi Riau laksanakan penandatangan naskah kesepahaman dengan Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Riau, Otoritas Jasa Keuangan Perwakilan Riau dan Corporate Forum for Community Development ( CFCD ) Chafter Riau.
Penandatangan MoU itu langsung dilakukan oleh Ketua Umum BKKKS Provinsi Riau Sisilita Arsyadjuliadi, Ketua IDI Nurzelly Husnedi dan Ketua CFCD Chafter Riau Nurul Huda. Penandatangan kesepakatan ini disejalankan dengan acara Rapat Kerja BKKKS Provinsi Riau, Senin malam (28/12) di Ruang Pauh Janggi Gedung Daerah Jalan Diponegoro Pekanbaru Riau.
Menurut Sisilita Arsyadjuliandi, kesepakatan ini diselenggarakan sebagai wujud untuk memberikan manfaat langsung bagi upaya peningkatan Kesejahteraan sosial maupun pembangunan daerah. Ketua Umum BKKKS Riau hal serupa hendaknya juga dikembangkan oleh K3S di Kabupaten dan Kota di Provinsi Riau.
Sebelum MoU dengan ketiga lembaga itu dilakukan juga telah diserahkan berupa bantuan sebesar 16 juta rupiah kepada anak anak panti asuhan. Penyerahan itu langsung diberikan oleh Pimpinan Bank Muamalah Cabang Pekanbaru kepada Ketua Umum BKKKS Provinsi Riau. Kemudian Sisilita langsung menyerahkan kepada anak anak Panti Asuhan.
Ia menambahkan apa yang dilakukan pada malam ini adalah sebagai aksi nyata sebuah kebersamaan dan kepedulian sosial dari Bank Muamalah Pekanbaru, ia juga sangat berharap hal serupa juga akan di ikuti oleh bank bank lain di Provinsi Riau.
Plt Gubernur Riau yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Riau M Yafiz mengatakan ; penyelenggaraan sosial saat ini tidak lagi pada ranah atau tatanan pemerintahan saja, tapi peran serta masyarakat dan kelembagaan sosial sangat diharapkan.
Gubernur Riau berharap rapat kerja ini mampu menghasilkan suatu rumusan program yang dapat menyentuh langsung ke masyarakat. Ciptakan kreatifitas dalam menggali potensi sumberdaya agar lembaga ini dan Lembaga Koordinasi Kegiatan Sosial (LKKS) kabupaten dan kota dapat berperan aktif dalam meningkatkan Kesejahteraan bagi penyandang masalah Kesejahteraan sosial.
Sementara itu Ketua Pelaksana Rapat Kerja BKKKS Provinsi Riau Auni M Nor mengatakan ; Rakerda ini bertujuan untuk membahas rencana kerja dan anggaran tahunan BKKKS Riau dan mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun yang lalu.
Menurut Auni tema yang di unsung dalam Rakerda ini adalah melalui Rakerda BKKKS Provinsi Riau kita mantapkan kerjasama kemitraan guna memperluas jangkauan pelayanan. Peserta Rakerda ini diikuti 100 orang, terdiri Pengurus BKKKS Provinsi Riau 30 orang, Pengurus KKKS kabupaten dan kota 12 orang, Pembina Teknis (Kadis Sosial Kabupaten dan kota 12 orang serta utusan Orsos dan Lembaga Mitra sebanyak 46 orang. Kegiatan ini berlangsung 28 dan 29 Desember 2015. ( fr/van/rls )
Editor :Tim NP