Afni Zulkifli Tekankan Pengawasan dan Kualitas Gizi Program MBG di Siak
Siak-Bupati Siak Dr. Afni Zulkifli, SAP, MSi memimpin rapat koordinasi bersama Yayasan Mitra serta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Siak, Rabu (11/3/2026).
Pertemuan tersebut digelar sebagai bentuk evaluasi sekaligus upaya memperkuat pelaksanaan program MBG agar berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini Pemkab Siak dapat menggelar rapat bersama yayasan mitra dan SPPG yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Siak,” ujar Afni.
Dalam kesempatan itu, Afni menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Namun ia menilai sejumlah hal masih perlu diperbaiki, terutama terkait transparansi dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Koordinator wilayah Riau, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau, Widya, yang turut hadir dalam rapat tersebut. Disebutkan bahwa Kabupaten Siak menjadi daerah pertama yang kepala daerahnya mengumpulkan seluruh yayasan mitra dan SPPG untuk melakukan konsolidasi pelaksanaan program MBG.
Pemerintah Kabupaten Siak juga menekankan pentingnya keterlibatan pelaku UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan untuk dapur program MBG. Selain itu, kualitas gizi makanan bagi anak-anak penerima manfaat menjadi prioritas utama agar program tersebut berdampak pada kesehatan generasi muda.
Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, Pemkab Siak melibatkan seluruh puskesmas serta tenaga ahli gizi di daerah tersebut dalam pemantauan program. Pemerintah daerah juga menyediakan sejumlah kanal informasi agar masyarakat dapat menyampaikan laporan maupun masukan terkait layanan SPPG.
Setiap dapur penyedia makanan diketahui memperoleh anggaran hingga Rp500 juta setiap dua minggu. Dengan jumlah sekitar 65 hingga 68 SPPG di Kabupaten Siak, perputaran anggaran program ini diperkirakan mencapai sekitar Rp68 miliar setiap bulan.
Afni berharap program tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap UMKM lokal dapat diprioritaskan sehingga program ini dari hulu hingga hilir memberi manfaat bagi masyarakat Siak,” kata Afni.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, laporan masyarakat sangat penting agar program MBG berjalan dengan baik dan tepat sasaran.(inf)
Editor :Tim NP